Bisnis | Ekonomi
Surplus Dagang September Diperkirakan Menyusut saat Impor Menguat
/index.php
Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 02 November 2026 Waktu baca 5 menit
PT Samudera Indonesia Tbk. (SMDR) membukukan pertumbuhan kinerja hingga September 2026. Perusahaan melaporkan pendapatan US$647,4 juta, setara sekitar Rp11,57 triliun dengan asumsi kurs Rp17.877 per dolar AS. Nilai itu naik 13% dari US$571,6 juta pada periode yang sama tahun lalu. EBITDA meningkat 39% menjadi US$205 juta, sementara laba bersih naik 18% menjadi US$50,9 juta atau sekitar Rp909,45 miliar.
Direktur Utama Bani Maulana Mulia menyebut permintaan kapasitas angkutan masih tinggi meski industri menghadapi gangguan geopolitik. Untuk merespons kebutuhan tersebut, SMDR memesan lima kapal baru dari galangan di China: tiga kapal peti kemas dan dua chemical tanker. Pengiriman direncanakan bertahap mulai 2027.
Perusahaan juga memfinalisasi rencana pemesanan empat kapal tambahan, masing-masing dua dari galangan China dan Jepang. Jika terealisasi, rencana armada baru berjumlah sembilan unit. Kapal-kapal tersebut diarahkan untuk mendukung layanan internasional dan domestik, termasuk konektivitas Indonesia-Jepang.
Ekspansi berjalan beriringan dengan penguatan Patimban Global Gateway Terminal di Jawa Barat. SMDR menunggu kedatangan container crane dan rubber tyred gantry crane dari China. Menurut Bani, operasional dan permintaan pelanggan terminal itu berkembang lebih cepat dari rencana awal, sementara tambahan peralatan diharapkan meningkatkan kapasitas dan produktivitas.
Jaringan SMDR mencakup 28 negara, 59 pelabuhan dan sekitar 40 rute reguler di Asia Tenggara, Asia Timur, Timur Tengah, anak benua India hingga Eropa. Meski menjangkau pasar internasional, Indonesia dan Asia Tenggara tetap menjadi pasar utama yang menopang bisnisnya.
Bani memandang prospek hingga akhir 2026 dan 2027 secara positif, namun perusahaan tetap mencermati risiko perlambatan global dan perubahan permintaan. Kepadatan pelabuhan dapat mencerminkan kebutuhan logistik yang tinggi dan berpotensi menopang tarif angkutan maupun layanan pelabuhan. Ia juga mengatakan penerimaan dolar AS dari sebagian pelayaran internasional dapat meredam dampak langsung pelemahan rupiah terhadap pendapatan, meski kurs tetap relevan karena investasi armada dan layanan pelabuhan memiliki komponen biaya dolar.
Sumber: “Laba Bersih SMDR Tumbuh 13% di Kuartal III/2026, Pesan 5 Kapal Baru,” Bisnis.com, Anitana Widya Puspa, 1 November 2026. https://market.bisnis.com/read/20261101/192/2017329/laba-bersih-smdr-tumbuh-13-di-kuartal-iii2026-pesan-5-kapal-baru
Sumber: https://market.bisnis.com/read/20261101/192/2017329/laba-bersih-smdr-tumbuh-13-di-kuartal-iii2026-pesan-5-kapal-baru
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.