Bisnis | Ekonomi
Kopdes Serap 533 Ton Beras Bulog: Saluran Distribusi Mulai Terbentuk
/index.php
Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 31 October 2026 Waktu baca 5 menit
Perum Bulog Kantor Cabang Semarang memiliki persediaan beras sekitar 81.600 ton. Pemimpin cabang Yudha Aji Pribawa memperkirakan stok itu dapat menopang penyaluran selama sekitar empat hingga lima bulan, hingga memasuki musim panen raya pada Februari–Maret 2027.
Persediaan tersebut dipakai untuk beberapa keperluan pemerintah, antara lain bantuan pangan, program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), serta cadangan penanganan bencana. Sekitar 6.300 ton disimpan di Gudang Tambak Aji sebagai Cadangan Beras Pemerintah, sementara stok lain tersebar di sejumlah kompleks gudang di wilayah kerja Bulog Semarang.
## Penyaluran dan kapasitas gudang
Pada periode Juli–September 2026, alokasi bantuan beras di wilayah kerja cabang itu sekitar 22.600 ton. Setiap penerima memperoleh 10 kilogram per bulan selama tiga bulan. Untuk tahap bantuan berikutnya, Bulog Semarang masih menunggu penugasan pusat, termasuk rincian jumlah penerima dan pembagian alokasi per wilayah.
Dalam tiga bulan terakhir, pengeluaran beras cabang tersebut berkisar 20.000–22.000 ton per bulan. Penyaluran terbesar berasal dari program bantuan pangan pemerintah. Angka pengeluaran bulanan ini menjelaskan bahwa stok 81.600 ton merupakan persediaan yang terus bergerak, bukan jumlah yang seluruhnya disimpan tanpa penyaluran.
Bulog Semarang memiliki delapan kompleks pergudangan dengan kapasitas sekitar 105.000 ton. Perusahaan juga bekerja sama dengan pemilik gudang swasta untuk tambahan kapasitas sekitar 20.000 ton. Penambahan ruang simpan diperlukan untuk menampung pasokan dari kegiatan penyerapan gabah dan beras.
Yudha mengatakan beras disalurkan dengan prinsip first in, first out, sembari mempertimbangkan preferensi konsumen di setiap daerah. Pemeriksaan mutu dilakukan sejak penerimaan hingga penyimpanan, mencakup kadar air, persentase beras patah dan menir. Perawatan gudang meliputi penyemprotan, fumigasi, dan pemantauan harian untuk menjaga kebersihan serta mengendalikan hama.
Puncak panen di wilayah kerja Bulog Semarang diperkirakan berlangsung pada Februari–Maret 2027. Pada saat itu, Bulog berencana kembali mengintensifkan penyerapan gabah melalui Tim Jemput Gabah. Proyeksi kecukupan stok tetap bergantung pada realisasi penyaluran dan penyerapan berikutnya.
Sumber: https://ekonomi.bisnis.com/read/20261031/12/2017151/stok-beras-bulog-semarang-81600-ton-cukup-sampai-maret-2027
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.