Bisnis | Ekonomi
720 Ribu Warga Amerika Serentak Berhenti Cari Kerja, Ini Penyebab dan Dampaknya
/index.php
Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 03 July 2026 Waktu baca 5 menit
Tokopedia Dikabarkan Lakukan Restrukturisasi SDM, Industri E-Commerce Soroti Pentingnya Adaptasi Bisnis
Industri perdagangan digital Indonesia tengah menyoroti kabar mengenai langkah restrukturisasi yang dilakukan Tokopedia. Perusahaan e-commerce tersebut dilaporkan mengurangi jumlah karyawan di sejumlah divisi sebagai bagian dari proses penyesuaian organisasi setelah berada di bawah kepemilikan mayoritas ByteDance, induk perusahaan TikTok.
Sejumlah laporan menyebutkan bahwa pengurangan tenaga kerja terjadi dalam skala besar, bahkan pada beberapa unit organisasi jumlah karyawan yang terdampak disebut mencapai sekitar 90 persen. Hingga saat ini, perusahaan belum mengungkapkan secara rinci jumlah pegawai yang terkena dampak maupun divisi yang mengalami perubahan terbesar.
Tokopedia sendiri menjadi bagian dari ekosistem ByteDance setelah perusahaan asal Tiongkok tersebut mengakuisisi sekitar 75 persen kepemilikan saham pada akhir 2023. Sejak integrasi tersebut, perusahaan terus melakukan berbagai penyesuaian operasional untuk memperkuat strategi bisnis jangka panjang.
Menanggapi kabar tersebut, Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA), Budi Primawan, mengatakan asosiasi belum memperoleh penjelasan resmi mengenai proses restrukturisasi yang berlangsung di Tokopedia. Karena itu, idEA memilih tidak memberikan penilaian terhadap besaran pengurangan karyawan maupun kebijakan internal perusahaan.
Menurut Budi, setiap perusahaan memiliki strategi bisnis yang berbeda dalam menghadapi perubahan pasar. Oleh sebab itu, keputusan terkait pengelolaan organisasi merupakan kewenangan masing-masing perusahaan dan tidak dapat digeneralisasi sebagai kondisi industri secara keseluruhan.
Ia juga menilai masih terlalu dini untuk mengaitkan restrukturisasi tenaga kerja dengan meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Menurutnya, teknologi AI di banyak perusahaan justru dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat proses bisnis, dan mendukung produktivitas karyawan, bukan semata-mata menggantikan tenaga manusia.
Budi menambahkan bahwa transformasi digital akan terus mendorong perusahaan e-commerce melakukan penyesuaian terhadap model bisnis maupun struktur organisasinya. Meski demikian, prospek industri perdagangan digital Indonesia dinilai tetap menjanjikan karena tingkat adopsi layanan digital masih terus bertumbuh, persaingan pasar semakin sehat, dan inovasi terus berkembang.
Ia menekankan bahwa keberhasilan perusahaan di sektor e-commerce akan sangat bergantung pada kemampuan beradaptasi terhadap perubahan teknologi sekaligus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, kepentingan konsumen, pelaku usaha, serta kesejahteraan tenaga kerja.
Sebelumnya, TikTok telah mengonfirmasi bahwa perusahaan memang sedang melakukan penyesuaian organisasi, khususnya pada fungsi riset dan pengembangan (R&D). Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk memusatkan sumber daya pada bidang-bidang yang dinilai mampu mendukung pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan, termasuk bagi komunitas kreator dan para penjual yang menggunakan platform.
Meski mengakui adanya pengurangan karyawan, perusahaan tidak mengungkapkan jumlah pegawai yang terdampak. Manajemen menyatakan bahwa keputusan tersebut diambil setelah melalui berbagai pertimbangan dan bukan merupakan langkah yang mudah. TikTok juga memastikan akan memberikan dukungan kepada karyawan yang terkena dampak selama proses transisi berlangsung.
Perkembangan ini mencerminkan bahwa industri teknologi dan e-commerce masih berada dalam fase penyesuaian pasca perubahan struktur bisnis dan meningkatnya fokus perusahaan terhadap efisiensi operasional. Di tengah kompetisi yang semakin ketat, perusahaan dituntut untuk terus menyusun strategi yang mampu menjaga pertumbuhan jangka panjang tanpa mengabaikan aspek sumber daya manusia.
Sumber: detik.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.