Saham News
Purbaya ke Investor: Jangan Cemas, Pemerintah Paham Kondisi Pasar
/index.php
Edukasi - Diposting pada 30 June 2025 Waktu baca 5 menit
Menyiapkan dana pendidikan untuk anak sejak dini bukan hanya soal menyimpan uang—tetapi merupakan bentuk investasi jangka panjang untuk menjamin masa depan mereka. Di tengah tantangan ekonomi yang melambat dan harga-harga kebutuhan hidup yang terus meningkat, biaya pendidikan bisa menjadi beban berat apabila tidak direncanakan dengan matang sejak awal.
Rista Zwestika Reni CFP®, WMI, WPS, seorang Perencana Keuangan Profesional, menyatakan bahwa terdapat tiga alasan penting mengapa orangtua perlu mulai merancang strategi pendanaan pendidikan sejak anak masih kecil.
1. Kenaikan biaya pendidikan terjadi setiap tahun
Setiap tahun, biaya pendidikan mengalami kenaikan. Rista menjelaskan bahwa hal ini dipicu oleh dua hal utama: inflasi dan keterbatasan dana pemerintah.
"Faktor inflasi dan terbatasnya anggaran negara menjadikan biaya sekolah semakin tinggi. Akibatnya, dana pendidikan lebih banyak difokuskan untuk sekolah-sekolah yang membutuhkan bantuan lebih besar," ungkapnya dalam sebuah talkshow bertema Cara Cerdas Kelola Keuangan: Persiapkan Anak Kembali ke Sekolah yang digelar di IKEA Jakarta Garden City, Kamis (19 Juni 2025).
Oleh sebab itu, penting bagi orangtua untuk mempersiapkan dana pendidikan anak sejak dini agar tidak kewalahan saat biaya sekolah terus meningkat.
2. Agar anak tidak kehilangan kualitas pendidikan
Rista juga mengungkapkan bahwa dalam banyak kasus yang ia tangani, kondisi keuangan orangtua berdampak signifikan terhadap mutu pendidikan anak.
"Selama periode 2020 hingga awal 2023, saya banyak menangani kasus orangtua yang terpaksa memindahkan anaknya dari sekolah unggulan ke sekolah dengan kualitas 2 sampai 3 tingkat di bawahnya," ungkap Rista.
Kondisi ini muncul akibat risiko finansial yang tidak dipertimbangkan sejak awal, sehingga pada akhirnya mengorbankan pendidikan anak. Dengan perencanaan yang tepat sejak awal, orangtua bisa memastikan bahwa anak mereka tetap mendapatkan pendidikan berkualitas meskipun kondisi ekonomi tidak stabil.
3. Memberikan akses ke pendidikan terbaik
Setiap orangtua tentu menginginkan pendidikan terbaik untuk anaknya. Namun, keinginan tersebut sering kali tidak disertai dengan perencanaan keuangan yang memadai.
"Banyak orangtua bermimpi memberikan pendidikan terbaik untuk anaknya, namun sayangnya mereka tidak pernah memperhitungkan biayanya," ujar Rista, yang telah memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun sebagai perencana keuangan.
Ia menekankan pentingnya memilih sekolah yang sesuai dengan kemampuan finansial keluarga. Dengan begitu, anak tetap bisa mendapatkan pendidikan berkualitas tanpa membebani keuangan orangtua secara berlebihan.
"Saya sangat menyarankan agar pemilihan sekolah dilakukan sesuai dengan kebutuhan anak dan kondisi keuangan keluarga. Dengan begitu, kualitas pendidikan tetap terjaga," tutup Rista.
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.