Saham News
5 Rekomendasi Saham Hari Ini yang Berpotensi Cuan, Cek Pilihannya!
/index.php
Saham News - Diposting pada 16 July 2026 Waktu baca 5 menit
IHSG Menguat di Awal Perdagangan, Saham Bank Besar dan AMMN Jadi Penopang
JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG memulai perdagangan Kamis, 16 Juli 2026, di zona positif. Indeks bergerak di sekitar level 6.058 pada menit-menit awal perdagangan, melanjutkan penguatan tipis yang tercatat pada sesi sebelumnya.
Sejumlah penyedia data mencatat angka pembukaan yang sedikit berbeda karena perbedaan waktu pengambilan data. Namun, secara umum IHSG dibuka menguat sekitar 0,2%–0,3% dari posisi penutupan sebelumnya di level 6.041,97. Pergerakan awal indeks berada pada kisaran 6.052 hingga 6.063 sebelum melanjutkan kenaikannya.
Penguatan indeks ditopang oleh kenaikan sejumlah saham berkapitalisasi besar, khususnya dari sektor pertambangan, energi terbarukan, perbankan, dan barang konsumsi.
Saham Big Caps Menggerakkan IHSG
PT Amman Mineral Internasional Tbk. menjadi salah satu penopang utama setelah saham AMMN naik sekitar 1,60% menuju Rp3.820 per saham. Penguatan juga terjadi pada saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. atau BMRI yang bertambah 1,19% menjadi Rp4.250.
Saham PT Barito Renewables Energy Tbk. atau BREN meningkat 1,17% ke Rp3.470. Sementara itu, dua saham bank milik negara lainnya turut bergerak positif. BBNI naik sekitar 0,87%, sedangkan BBRI menguat 0,71%.
Dari sektor barang konsumsi, saham PT Unilever Indonesia Tbk. atau UNVR bertambah sekitar 0,60%.
Pada snapshot awal perdagangan yang menjadi dasar artikel ini, sebanyak 231 saham bergerak naik, 140 saham melemah, dan 272 saham belum mengalami perubahan. Kapitalisasi pasar tercatat sekitar Rp10.610,37 triliun.
Perbedaan jumlah saham yang naik, turun, dan stagnan dapat muncul pada laporan pasar lainnya karena data terus berubah selama perdagangan berlangsung. Detik mencatat bahwa pada pukul 09.05 WIB terdapat 266 saham menguat, 161 saham melemah, dan 239 saham stagnan.
Area 6.000 Menjadi Penopang Penting
BNI Sekuritas menilai peluang penguatan IHSG masih terbuka setelah indeks mampu bertahan di atas level psikologis 6.000 selama dua hari perdagangan.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memperkirakan area 6.000–6.025 menjadi zona support terdekat. Sementara itu, resistance diproyeksikan berada di rentang 6.060–6.120. Kemampuan indeks menembus batas resistance tersebut akan menentukan apakah momentum kenaikan dapat berlanjut dalam jangka pendek.
Pada perdagangan Rabu, 15 Juli 2026, IHSG ditutup naik tipis 0,04% ke posisi 6.041,97. Meski berakhir di zona hijau, investor asing masih membukukan penjualan bersih sekitar Rp152 miliar–Rp160 miliar.
TLKM, BRMS, ASII, BBCA, dan ENRG termasuk saham yang banyak dilepas investor asing. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa penguatan indeks masih dibayangi arus modal keluar pada sejumlah saham berkapitalisasi besar.
Sentimen Wall Street Memberikan Dukungan
Pergerakan positif IHSG juga memperoleh dukungan dari pasar saham Amerika Serikat. Wall Street ditutup menguat pada Rabu, 15 Juli 2026, dipimpin oleh saham-saham teknologi berkapitalisasi besar.
Dow Jones Industrial Average naik 0,29%, S&P 500 bertambah 0,38%, sedangkan Nasdaq Composite menguat sekitar 0,62%. Saham Apple, Alphabet, dan Amazon menjadi bagian dari penggerak kenaikan pasar.
Optimisme investor bertambah setelah indeks harga produsen Amerika Serikat turun 0,3% secara bulanan pada Juni 2026. Penurunan yang tidak diperkirakan tersebut meredakan sebagian kekhawatiran terhadap tekanan inflasi dan mendorong turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS.
Dengan kombinasi penguatan saham berkapitalisasi besar, kemampuan indeks mempertahankan level 6.000, serta sentimen positif dari Wall Street, IHSG memiliki peluang melanjutkan kenaikan. Namun, aksi jual investor asing dan resistance di area 6.060–6.120 tetap perlu dicermati pelaku pasar.
Sumber: bisnis.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.