Proyeksi IHSG Hari Ini: Berpotensi Sideways di Level 5.800-6.000, Simak Sentimen Penggeraknya

Saham News - Diposting pada 13 July 2026 Waktu baca 5 menit

IHSG Diproyeksikan Bergerak Terbatas, Investor Pantau Sentimen Global dan Agenda Ekonomi Pekan Ini

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih berada dalam fase konsolidasi pada perdagangan pekan ini. Setelah ditutup menguat 0,20% ke level 5.924,36 pada akhir pekan lalu, pelaku pasar diperkirakan tetap bersikap hati-hati di tengah padatnya agenda ekonomi global dan domestik.

 

Analis memperkirakan ruang gerak IHSG masih berada dalam rentang 5.800 hingga 6.000, mencerminkan kondisi pasar yang belum memiliki katalis kuat untuk keluar dari pola sideways.

 

Faktor Global Masih Menjadi Perhatian

Dari sisi eksternal, perkembangan hubungan Amerika Serikat dan Iran masih menjadi salah satu fokus utama investor. Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah dinilai berpotensi memengaruhi pasokan minyak dunia, sehingga setiap perkembangan diplomatik maupun eskalasi konflik dapat berdampak terhadap sentimen pasar keuangan global.

 

Selain isu geopolitik, pasar juga mulai memasuki musim laporan keuangan kuartal II 2026 di Amerika Serikat. Kinerja sejumlah bank besar diperkirakan akan menjadi indikator penting bagi investor dalam menilai kondisi sektor keuangan dan prospek ekonomi AS.

 

Perhatian lainnya tertuju pada agenda Ketua Federal Reserve, Kevin Warsh, yang dijadwalkan memberikan keterangan di hadapan Komite Jasa Keuangan DPR AS pada 14 Juli dan Komite Perbankan Senat pada 15 Juli. Pernyataan tersebut berpotensi memengaruhi ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan suku bunga.

 

Data Ekonomi Penting Menjadi Penentu Arah Pasar

Sejumlah indikator ekonomi Amerika Serikat yang akan diumumkan pekan ini meliputi inflasi konsumen (CPI), Michigan Consumer Sentiment, penjualan ritel, serta data sektor perumahan.

 

Sementara itu, China juga akan merilis serangkaian data penting, termasuk pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) kuartal II 2026, neraca perdagangan, produksi industri, penjualan ritel, tingkat pengangguran, dan perkembangan harga properti. Rangkaian data tersebut diperkirakan akan memberikan gambaran mengenai kondisi dua ekonomi terbesar dunia yang berpengaruh terhadap pasar global.

 

Agenda Domestik Turut Menjadi Sorotan

Dari dalam negeri, investor menunggu pelaksanaan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dengan target indikatif Rp10 triliun sebagai bagian dari pembiayaan APBN 2026.

 

Selain itu, Bank Indonesia dijadwalkan merilis Statistik Utang Luar Negeri Mei 2026 yang akan menjadi salah satu indikator kondisi fundamental perekonomian nasional.

 

Saham Pilihan Analis

Phintraco Sekuritas menilai sejumlah saham layak dicermati selama perdagangan pekan ini, yakni ADRO, ADMR, BRMS, INCO, ARCI, dan SRTG.

Sementara itu, MNC Sekuritas melihat peluang penguatan IHSG masih terbuka meskipun indeks bergerak di bawah rata-rata pergerakan 20 hari (MA20). Secara teknikal, IHSG diperkirakan masih memiliki kesempatan menguji area 6.083–6.203, namun investor juga diminta mewaspadai potensi koreksi menuju kisaran 5.752–5.797.

 

Untuk perdagangan jangka pendek, MNC Sekuritas merekomendasikan saham ARCI, BMRI, MINA, dan TAPG sebagai saham yang layak dipantau.

 

Disclaimer: Informasi ini bersifat edukatif dan bukan merupakan ajakan untuk membeli, menjual, maupun mempertahankan instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.

Sumber: kumparan.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.