Media Asing Soroti Keputusan MSCI untuk Indonesia, Ini yang Jadi Perhatian Utama

Saham News - Diposting pada 25 June 2026 Waktu baca 5 menit

Sejumlah media internasional menyoroti keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang kembali memperpanjang proses evaluasi terhadap status pasar Indonesia hingga November 2026. Untuk saat ini, Indonesia tetap mempertahankan posisinya sebagai pasar berkembang (emerging market).

 

Mengutip laporan Reuters yang dimuat oleh media Singapura CNA dalam artikel berjudul "Indonesia clings to emerging markets mantle as MSCI extends review to November", pengumuman terbaru tersebut memang sempat memicu reli pemulihan jangka pendek di pasar. Namun demikian, media tersebut menilai bahwa berbagai kekhawatiran terhadap prospek pasar Indonesia masih belum sepenuhnya mereda.

 

CNA menuliskan bahwa sentimen pasar kemungkinan masih akan tetap lemah pada pasar yang sebelumnya pernah menjadi favorit investor tetapi kini justru dipandang sebagai sumber kekhawatiran. Media tersebut juga mencatat bahwa sejak Januari, Indonesia telah meluncurkan berbagai kebijakan dan langkah perbaikan yang ditujukan untuk menjawab sejumlah kekhawatiran yang disampaikan MSCI.

 

Artikel tersebut turut mengutip pandangan analis SGMC Capital yang berbasis di Singapura, Mohit Mirpuri. Menurutnya, keputusan MSCI untuk memperpanjang masa peninjauan merupakan hasil yang lebih baik dibandingkan skenario yang sebelumnya dikhawatirkan banyak pihak. Ia menekankan bahwa MSCI tidak sampai membuka konsultasi terkait kemungkinan perpindahan Indonesia ke kategori frontier market dan secara terbuka mengakui reformasi yang telah dilakukan.

 

Mirpuri menilai nada pernyataan MSCI bersifat konstruktif, namun tetap mengandung sejumlah persyaratan. Ia juga berpendapat bahwa risiko penurunan peringkat pasar tidak benar-benar hilang, melainkan hanya ditunda. Menurutnya, tekanan dari MSCI masih akan terus berlangsung dan kondisi tersebut berpotensi membuat sebagian investor asing tetap bersikap hati-hati terhadap pasar Indonesia.

 

Perkembangan ini juga menjadi sorotan khusus CNBC International. Dalam artikelnya yang berjudul "MSCI keeps South Korea as emerging market, delays Indonesia review amid downgrade risk", CNBC tidak hanya membahas keputusan MSCI terhadap pasar saham Korea Selatan, tetapi juga menyoroti situasi Indonesia.

 

CNBC menuliskan bahwa kelanjutan proses peninjauan terhadap Indonesia dilakukan setelah MSCI pada awal tahun menyampaikan kekhawatiran mengenai aksesibilitas pasar Indonesia. Selain itu, MSCI juga membekukan saham-saham Indonesia dari indeksnya pada Januari dengan alasan adanya kekhawatiran terkait aspek kelayakan investasi.

 

Lebih lanjut, MSCI menyatakan akan terus memantau dan mengevaluasi berbagai reformasi yang diterapkan oleh otoritas Indonesia. Namun, apabila langkah-langkah tersebut dinilai tidak memadai, penyedia indeks tersebut akan mempertimbangkan sejumlah opsi terkait perlakuan yang tepat bagi pasar Indonesia, termasuk kemungkinan menurunkan status Indonesia menjadi pasar frontier.

Sumber: cnbcindonesia.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.