Berita Terkini
Anggaran MBG Bisa Turun di Bawah Rp200 T, Purbaya Ungkap Efisiensi Baru
/index.php
Crypto News - Diposting pada 04 September 2026 Waktu baca 5 menit
Perusahaan publik Jepang Remixpoint melakukan perubahan besar pada strategi aset digitalnya. Perusahaan yang tercatat di Tokyo Stock Exchange tersebut melepas seluruh kepemilikan Ethereum (ETH), Solana (SOL), XRP, dan Dogecoin (DOGE) dalam satu hari.
Berdasarkan keterbukaan perusahaan yang diterbitkan 2 September 2026, seluruh transaksi penjualan dilakukan pada 1 September dengan nilai gabungan mencapai ¥878,81 juta.
Remixpoint membukukan keuntungan terealisasi sekitar ¥117,77 juta dibandingkan nilai buku gabungan aset tersebut sekitar ¥761,04 juta.
Setelah transaksi tersebut, Bitcoin menjadi satu-satunya jenis aset kripto yang tersisa dalam treasury perusahaan.
Remixpoint tidak hanya mengurangi sebagian posisi altcoinnya.
Perusahaan keluar sepenuhnya dari empat aset digital sekaligus.
Aset yang dilepas terdiri dari sekitar 901,45 ETH, 13.920 SOL, 1,19 juta XRP, serta 2,8 juta DOGE.
Secara keseluruhan, penjualan menghasilkan sekitar ¥878,8 juta.
Nilai buku seluruh aset tersebut sebelumnya sekitar ¥761 juta sehingga perusahaan merealisasikan keuntungan sekitar ¥117,8 juta. Keuntungan itu direncanakan dicatat sebagai pendapatan bisnis pada kuartal kedua tahun fiskal yang berakhir Maret 2027.
Tidak semua aset memberikan hasil yang sama bagi Remixpoint.
Ethereum menjadi penyumbang keuntungan terbesar dari penjualan portofolio altcoin tersebut.
Perusahaan memperoleh laba terealisasi sekitar ¥60,20 juta dari ETH.
Solana berada di posisi berikutnya dengan keuntungan sekitar ¥49,30 juta.
Sementara XRP menghasilkan keuntungan sekitar ¥11,52 juta.
Dogecoin justru menjadi satu-satunya aset yang dijual dalam kondisi rugi.
Kerugian dari posisi DOGE tercatat sekitar ¥3,26 juta. Namun, keuntungan dari ETH, SOL dan XRP lebih dari cukup untuk membuat keseluruhan transaksi tetap menghasilkan laba positif.
Sebelum menjual seluruh altcoin, Remixpoint tidak hanya mengandalkan perubahan harga aset.
Perusahaan juga menjalankan staking pada Ethereum dan Solana.
Hingga akhir Agustus 2026, total pendapatan staking dari kedua aset tersebut mencapai sekitar ¥29,87 juta.
Rinciannya sekitar ¥10,93 juta berasal dari ETH dan sekitar ¥18,94 juta dari SOL. Data tersebut juga dipublikasikan melalui kanal resmi perusahaan.
Dengan dijualnya kedua aset tersebut, sumber pendapatan staking ETH dan SOL tersebut tidak lagi menjadi bagian dari strategi aset digital perusahaan.
Remixpoint menjelaskan keputusan penjualan diambil setelah mempertimbangkan kondisi pasar, karakteristik risiko dan potensi imbal hasil masing-masing aset, serta strategi keuangan perusahaan secara keseluruhan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi seleksi dan konsentrasi portofolio.
Alih-alih mempertahankan beberapa jenis kripto sekaligus, perusahaan memilih menyederhanakan pengelolaan aset digital dengan memusatkan kepemilikan dan pengoperasiannya pada Bitcoin.
Strategi yang lebih terkonsentrasi memang membuat pengelolaan treasury lebih sederhana.
Namun, konsentrasi pada satu aset juga berarti kinerja aset digital perusahaan akan semakin sensitif terhadap pergerakan harga Bitcoin.
Setelah penjualan ETH, SOL, XRP dan DOGE, Remixpoint melaporkan memiliki sekitar 1.506 BTC.
Dengan demikian, Bitcoin menjadi satu-satunya jenis aset kripto dalam treasury perusahaan berdasarkan keterbukaan terbaru.
Angka ini sedikit berbeda dengan data Bitcoin Treasuries, yang mencatat kepemilikan sekitar 1.501 BTC per 19 Agustus 2026.
Perbedaan tersebut terutama berkaitan dengan waktu pembaruan data. Bitcoin Treasuries menggunakan data kepemilikan terakhir yang tersedia pada tanggal pencatatannya, sedangkan angka sekitar 1.506 BTC mencerminkan informasi perusahaan yang lebih baru dan termasuk perubahan dari aktivitas operasional terkait Bitcoin.
Karena itu, angka dari keterbukaan perusahaan menjadi referensi utama untuk posisi terbaru.
Strategi Remixpoint terhadap Bitcoin juga tidak terbatas pada membeli dan menyimpannya di neraca.
Perusahaan memanfaatkan sebagian kepemilikan BTC melalui aktivitas lending untuk memperoleh pendapatan tambahan.
Dalam periode 24 Februari hingga 31 Agustus 2026, perusahaan memperoleh sekitar 14,92 BTC dari aktivitas tersebut.
Nilainya berdasarkan kurs yang digunakan perusahaan mencapai sekitar ¥164,21 juta.
Pada Agustus saja, pendapatan dari Bitcoin lending tercatat sekitar 2,48 BTC.
Artinya, Bitcoin berfungsi bagi Remixpoint bukan hanya sebagai aset treasury, tetapi juga sebagai aset produktif yang digunakan untuk menghasilkan pendapatan.
Namun, aktivitas lending kripto memiliki risiko tersendiri, termasuk risiko pihak lawan, likuiditas, operasional dan perubahan harga aset.
Ini menjadi salah satu bagian paling penting dalam membaca strategi baru Remixpoint.
Keputusan untuk hanya mempertahankan Bitcoin sebagai aset kripto tidak berarti seluruh ¥878,8 juta hasil penjualan altcoin otomatis digunakan untuk membeli BTC baru.
Perusahaan memiliki kebutuhan modal lain.
Hasil penjualan dapat diarahkan untuk memperkuat neraca dan mendukung investasi pada bisnis pertumbuhan, termasuk solusi penyimpanan energi berbasis baterai.
Remixpoint memang memiliki aktivitas bisnis di bidang energi selain investasi aset digital.
Pada akhir Agustus, perusahaan juga mempublikasikan pembaruan strategi mengenai bisnis battery storage dan rencana konsentrasi sumber daya ke sektor pertumbuhan.
Dengan demikian, strategi barunya lebih tepat disebut sebagai Bitcoin-only crypto treasury, bukan keputusan untuk menempatkan seluruh kas perusahaan ke Bitcoin.
Strategi treasury Bitcoin semakin banyak mendapatkan perhatian dari perusahaan publik dalam beberapa tahun terakhir.
Beberapa perusahaan memilih menempatkan sebagian cadangan kas atau modalnya dalam Bitcoin dengan harapan memperoleh diversifikasi atau eksposur terhadap aset digital.
Remixpoint mengambil pendekatan yang lebih terkonsentrasi.
Perusahaan sebelumnya memiliki beberapa aset kripto besar sekaligus, tetapi kini memilih hanya mempertahankan Bitcoin.
Bitcoin Treasuries mencatat Remixpoint sebagai salah satu perusahaan publik dengan kepemilikan Bitcoin yang cukup besar secara global, dengan 1.501 BTC berdasarkan pembaruan terakhir platform tersebut pada 19 Agustus 2026.
Tetapi posisi tersebut tetap harus dilihat dengan konteks tanggal karena jumlah BTC perusahaan dapat berubah melalui pembelian, penjualan maupun hasil lending.
Penjualan seluruh altcoin menunjukkan adanya perubahan dalam cara Remixpoint memandang risiko aset digital.
Di satu sisi, menyederhanakan portofolio dapat membuat strategi treasury lebih mudah dikelola dan dipahami.
Di sisi lain, konsentrasi pada Bitcoin meningkatkan ketergantungan nilai aset digital perusahaan terhadap satu instrumen yang tetap memiliki volatilitas tinggi.
Investor karena itu perlu membedakan antara kinerja bisnis inti Remixpoint dengan perubahan nilai treasury Bitcoin perusahaan.
Naik atau turunnya Bitcoin dapat memengaruhi nilai aset digital, tetapi bukan satu-satunya faktor yang menentukan kinerja keseluruhan perusahaan.
Transaksi 1 September menjadi titik perubahan yang jelas bagi strategi kripto Remixpoint.
Empat altcoin—ETH, SOL, XRP dan DOGE—telah dilepas dengan nilai sekitar ¥878,8 juta dan menghasilkan laba terealisasi sekitar ¥117,8 juta.
Perusahaan kini memusatkan kepemilikan serta aktivitas operasional aset kriptonya pada Bitcoin, dengan jumlah kepemilikan terbaru sekitar 1.506 BTC.
Namun, keputusan ini bukan berarti Remixpoint menggunakan seluruh modalnya untuk membeli Bitcoin.
Dana perusahaan tetap dapat diarahkan ke kebutuhan bisnis lain seperti battery storage, penguatan kondisi keuangan serta proyek yang dinilai dapat meningkatkan nilai perusahaan.
Dengan kata lain, Remixpoint bukan sedang meninggalkan bisnis lain demi Bitcoin.
Yang berubah adalah strategi treasury kriptonya: dari portofolio multi-aset menjadi Bitcoin saja.
Disclaimer: Informasi ini bersifat edukasi dan informasi perusahaan, bukan rekomendasi untuk membeli atau menjual Bitcoin, saham Remixpoint, maupun aset kripto lainnya.
Sumber: coinvestasi.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.