Cari Kerja di 2026 Kian Sulit, Perusahaan Pilih Tahan Rekrut Karyawan Baru

Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 17 January 2026 Waktu baca 5 menit

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) tidak hanya memicu gelombang pemutusan hubungan kerja, tetapi juga menekan laju perekrutan tenaga kerja baru. Kondisi pasar tenaga kerja yang ditandai oleh minimnya rekrutmen dan berlanjutnya PHK diperkirakan masih akan terjadi, sehingga peluang memperoleh pekerjaan semakin terbatas bagi para pencari kerja.

 

Meski demikian, perlambatan perekrutan tersebut dinilai tidak terlalu berdampak pada perusahaan berskala kecil.

 

“AI benar-benar memberikan dampak besar bagi perusahaan besar,” ujar Presiden Federal Reserve Minneapolis, Neel Kashkari, sebagaimana dikutip dari CNBC Internasional, Sabtu (17/1/2026).

 

Pemanfaatan AI mulai meluas sejak kemunculan ChatGPT besutan OpenAI pada 2022, yang langsung mendapat perhatian luas. Sejak saat itu, banyak perusahaan mengintegrasikan teknologi tersebut ke dalam proses operasional dan aktivitas karyawan.

 

Namun, pesatnya adopsi AI juga memunculkan berbagai kekhawatiran, mulai dari ancaman terhadap tenaga kerja, penggunaan AI untuk peningkatan produktivitas, hingga risiko investasi yang tidak tepat sasaran.

 

Kendati demikian, Kashkari menyebutkan bahwa sejumlah pelaku usaha kini mulai merasakan manfaat dari investasi yang telah mereka lakukan, termasuk perusahaan yang sebelumnya bersikap ragu terhadap AI.

 

“Memang tidak bisa dipungkiri ada investasi yang keliru. Tetapi banyak cerita dari dunia usaha yang menggunakan AI dan melihat peningkatan produktivitas yang nyata,” jelasnya.

 

Ia menambahkan bahwa perusahaan-perusahaan yang dua tahun lalu masih skeptis, kini mengakui telah benar-benar memanfaatkan AI dalam kegiatan bisnis mereka.

Sumber: cnbcindonesia.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.