Teknologi Terkini
Xiaomi Siap Luncurkan Kacamata Pintar di Indonesia, Ini Bocoran Fitur & Harganya
/index.php
Edukasi - Diposting pada 17 January 2026 Waktu baca 5 menit
Keberhasilan anak di masa depan sangat mungkin merupakan cerminan dari pola pengasuhan yang diterapkan orang tua sejak usia dini. Hal ini telah dibuktikan oleh berbagai riset internasional. Mengutip Woman’s Day, para peneliti menyimpulkan bahwa metode mendidik dan membesarkan anak sejak kecil memiliki pengaruh besar terhadap tingkat kesuksesan mereka kelak.
Salah satu studi yang dilakukan oleh Pennsylvania State University dan Duke University terhadap lebih dari 700 anak di Amerika Serikat menemukan korelasi kuat antara kemampuan sosial anak saat taman kanak-kanak dan pencapaian hidup mereka sekitar 20 tahun kemudian.
Anak-anak dengan keterampilan sosial yang baik—seperti mampu bekerja sama tanpa disuruh dan bersedia membantu orang lain—cenderung lebih berhasil menempuh pendidikan tinggi serta memperoleh pekerjaan tetap pada usia 25 tahun.
Secara keseluruhan, temuan tersebut menegaskan bahwa kecerdasan sosial dan emosional merupakan fondasi penting bagi kesuksesan anak di masa depan.
Peran orang tua sangat krusial dalam membangun karakter dan masa depan anak. Berikut beberapa ciri pola asuh yang dinilai mendukung kesuksesan anak:
Menumbuhkan rasa percaya diri
Sebagian orang tua menyamakan kepercayaan diri dengan harga diri, sehingga sering melontarkan pujian umum seperti “kamu istimewa.” Padahal, riset menunjukkan bahwa anak yang memahami bahwa prestasi berasal dari usaha dan kemampuan diri sendiri lebih berpeluang meraih keberhasilan. Kepercayaan diri tumbuh ketika anak berhasil menghadapi tantangan, menemukan solusi, dan bangkit dari kegagalan.
Mengajarkan empati sejak dini
Empati mencakup kemampuan merasakan, memahami, dan merespons perasaan orang lain. Orang tua dapat mengenalkannya dengan membantu anak mengenali emosi serta membiasakan diskusi tentang perasaan sehari-hari, sehingga anak belajar bersikap bijak terhadap orang lain.
Terlibat aktif dalam bermain
Keterlibatan orang tua dalam aktivitas bermain anak—bukan sekadar mengawasi—berkontribusi positif terhadap kesehatan mental anak. Interaksi hangat, sentuhan fisik, dan kontak mata membantu memperkuat ikatan emosional dan meningkatkan empati.
Meminimalkan konflik keluarga
Lingkungan keluarga yang penuh kehangatan dan minim konflik membantu menjaga kesehatan mental anak. Hubungan orang tua yang harmonis berperan besar dalam membentuk rasa aman dan kepercayaan diri anak.
Menjaga kualitas dan keteraturan tidur
Tidur yang cukup dan teratur sangat penting bagi perkembangan kognitif dan kesehatan anak. Anak yang cukup tidur cenderung lebih fokus, kreatif, dan siap menghadapi tantangan belajar.
Membatasi waktu penggunaan gawai
Paparan layar berlebihan dikaitkan dengan perlambatan perkembangan otak. Membatasi screen time dan mendorong interaksi langsung dengan lingkungan sekitar dapat membantu meningkatkan kemampuan kognitif anak.
Menghargai proses, bukan hanya hasil
Memberi apresiasi pada usaha anak membantu menanamkan pola pikir berkembang, di mana kegagalan dipandang sebagai kesempatan belajar. Anak dengan pola pikir ini cenderung lebih tangguh dan tidak mudah menyerah.
Menanamkan sikap optimis
Anak yang optimis melihat kesulitan sebagai sesuatu yang sementara dan dapat diatasi. Sikap ini membuat mereka lebih kuat dalam menghadapi tantangan hidup di masa depan.
Menjadi teladan yang positif
Anak belajar melalui contoh. Orang tua yang konsisten menunjukkan sikap tanggung jawab, empati, dan perilaku positif akan menjadi panutan yang membentuk karakter anak secara alami.
Sumber: cnbcindonesia.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.