Saham News
PSAB dan BBCA Jadi Pilihan Analis Bareksa, Simak Prediksi Arah IHSG Hari Ini
/index.php
Saham News - Diposting pada 11 June 2026 Waktu baca 5 menit
Phintraco Sekuritas memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguji level 6.000 pada perdagangan Kamis (11/6/2026). Untuk hari ini, pergerakan IHSG diproyeksikan berada dalam rentang resistance 6.000, pivot 5.900, dan support 5.800.
Selain itu, Phintraco Sekuritas merekomendasikan lima saham yang dinilai berpotensi memberikan keuntungan, dengan INDF menjadi salah satu pilihannya.
Menurut Phintraco Sekuritas, pada perdagangan sebelumnya IHSG berhasil ditutup menguat ke posisi 5.902,38, atau naik 2,71%. Seluruh sektor mencatatkan kenaikan, dengan sektor transportasi menjadi sektor yang mengalami penguatan paling tinggi sebesar 4,51%. Kelanjutan rebound IHSG tersebut antara lain didorong oleh penurunan harga minyak mentah dunia.
Tidak hanya itu, penguatan IHSG juga mendapat dukungan dari apresiasi nilai tukar rupiah. Di pasar spot, rupiah menguat 0,63% terhadap dolar Amerika Serikat hingga berada di level Rp17.944 per dolar AS.
Dari sisi teknikal, Phintraco Sekuritas menjelaskan bahwa IHSG masih mampu bertahan di atas MA5 dan ditutup tepat pada area MA10. Indikator Stochastic RSI masih menunjukkan penguatan di sekitar area pivot, sementara histogram MACD terus menyempit dan berpeluang membentuk pola Golden Cross.
Berdasarkan kondisi tersebut, Phintraco Sekuritas menilai IHSG memiliki peluang untuk menguji level psikologis 6.000 pada perdagangan hari ini. Meskipun demikian, investor tetap perlu mewaspadai potensi aksi ambil untung (profit taking) yang dapat muncul akibat sentimen negatif dari pasar eksternal.
Indeks Keyakinan Konsumen Menurun
Phintraco Sekuritas juga mengungkapkan bahwa Indeks Keyakinan Konsumen turun menjadi 120,9 pada Mei 2026, dari posisi 123 pada April 2026. Angka tersebut merupakan level terendah sejak September 2025. Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh melemahnya penilaian masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini.
Selain itu, sentimen terkait pembelian barang tahan lama, persepsi terhadap ketersediaan lapangan kerja dalam enam bulan terakhir, serta ekspektasi pendapatan untuk enam bulan ke depan juga mengalami penurunan. Sebaliknya, harapan mengenai peluang kerja dan aktivitas bisnis ke depan menunjukkan sedikit perbaikan.
Phintraco Sekuritas juga mencatat bahwa penjualan mobil baru di Indonesia pada Mei 2026 meningkat 14% secara tahunan (YoY) menjadi 69.219 unit, setelah sebelumnya melonjak 55% YoY pada April 2026. Dengan demikian, pertumbuhan penjualan mobil telah berlangsung selama dua bulan berturut-turut, meskipun terdapat indikasi perlambatan di tengah potensi inflasi dan kenaikan harga bahan bakar.
Meski demikian, depresiasi rupiah berpotensi memicu kenaikan biaya produksi maupun biaya impor.
Untuk periode Januari–Mei 2026, penjualan mobil nasional tumbuh 12,8% YoY menjadi 359.015 unit dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, Gaikindo menargetkan total penjualan mobil sepanjang tahun ini mencapai 850 ribu unit.
Berdasarkan berbagai pertimbangan tersebut, Phintraco Sekuritas merekomendasikan lima saham pilihan, yaitu INDF, PGAS, BBNI, TLKM, dan ASSA.
Sumber: investor.id
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.