Optimisme Institusi AS Kembali, Bitcoin Rebound ke Level US$91.000

Crypto News - Diposting pada 05 January 2026 Waktu baca 5 menit

Pelaku pasar yang optimistis terhadap Bitcoin memiliki sejumlah alasan untuk bersikap positif di awal tahun ini. Tiga indikator on-chain utama secara bersamaan mengirimkan sinyal awal tren bullish: Coinbase Premium Gap mulai membaik seiring kembalinya arus dana institusi, Fear & Greed Index mengalami peningkatan, dan rasio long/short tetap bertahan di atas level 1,0 meskipun pasar sempat mengalami deleveraging dalam beberapa waktu terakhir.

 

Pada saat penulisan, aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar ini diperdagangkan di kisaran US$91.700. Bitcoin sukses memantul dari titik terendah mendekati US$87.000 yang tercatat di penghujung Desember. Kendati demikian, kondisi sentimen masih tergolong rapuh, sehingga para analis menyarankan kehati-hatian di tengah ketidakpastian ekonomi makro yang belum sepenuhnya mereda.

 

Kembalinya Dana Institusi

Coinbase Premium Gap—yang mencerminkan selisih harga Bitcoin antara bursa Coinbase dan Binance—menunjukkan pemulihan yang cukup signifikan setelah sempat menyentuh level -150 pada akhir Desember. Saat ini, indikator tersebut bergerak mendekati titik netral, mengindikasikan bahwa investor berbasis Amerika Serikat, khususnya institusi, kembali melakukan akumulasi setelah tekanan jual akhir tahun mereda.

 

Pergerakan ini dinilai krusial mengingat Coinbase merupakan jalur utama masuknya dana institusional dari AS. Jika premium tersebut mampu menembus dan bertahan di wilayah positif, hal ini akan memperkuat sinyal masuknya likuiditas dolar baru—faktor yang sebelumnya menjadi pendorong utama reli Bitcoin.

 

Sentimen Pasar Mulai Pulih

Dari sisi psikologis, kondisi pasar juga menunjukkan perbaikan. Crypto Fear & Greed Index, yang mengukur emosi investor berdasarkan volatilitas, volume perdagangan, sentimen media sosial, dan momentum harga dengan skala 0 hingga 100, naik dari level 29 pekan lalu menjadi 40 hari ini. Kenaikan ini menandakan pasar mulai keluar dari fase “Takut Ekstrem”, yang sering kali diasosiasikan dengan fase kapitulasi.

 

Meski terdapat perbedaan angka antar penyedia data—Coinglass mencatat 26 sementara Binance menampilkan 40—arah pergerakannya konsisten menunjukkan tren peningkatan.

 

Trader Masih Berpihak pada Skenario Kenaikan

Data pasar derivatif turut mendukung optimisme yang bersifat terukur ini. Meskipun rasio long/short Bitcoin mengalami penurunan, angkanya masih berada di atas 1,0. Rasio tersebut mencerminkan perbandingan antara posisi beli dan jual di pasar futures; level di atas 1,0 menandakan mayoritas trader masih mengantisipasi kenaikan harga.

 

Proses pendinginan pasar yang berlangsung secara bertahap—bukan melalui koreksi tajam—menunjukkan struktur pasar yang relatif sehat dan mengurangi risiko terjadinya likuidasi besar-besaran.

 

Faktor yang Tetap Perlu Diwaspadai

Walau sejumlah indikator terlihat konstruktif, risiko tetap membayangi. Fear & Greed Index memang membaik, tetapi masih berada di zona “Takut”, mencerminkan ketidakpastian yang lebih luas terkait arah kebijakan moneter The Fed. Pasar saat ini masih menyesuaikan ekspektasi pemangkasan suku bunga setelah pernyataan FOMC Desember bernada hawkish.

 

Selain itu, tekanan harga akibat aksi tax-loss selling di akhir tahun kemungkinan telah mendistorsi pergerakan harga. Artinya, rebound saat ini bisa saja sebagian besar dipicu oleh reposisi teknikal, bukan perubahan keyakinan jangka panjang. Sejumlah analis menilai pembalikan tren baru akan lebih valid jika Coinbase Premium benar-benar bergerak positif dan bertahan secara konsisten.

 

Prospek ke Depan

Perpaduan antara meningkatnya minat institusi, membaiknya sentimen, serta dominasi posisi long menciptakan latar belakang yang relatif positif bagi Bitcoin di awal 2026. Namun, dengan tingkat kehati-hatian yang masih tinggi dan tekanan makroekonomi yang belum sepenuhnya hilang, pelaku pasar cenderung memilih strategi akumulasi bertahap ketimbang pembelian agresif—sebuah pendekatan yang dinilai bijak di tengah volatilitas terkini.

Sumber: beincrypto.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.