Pernyataan Keras Purbaya: Ekonomi RI Bermasalah, Tak Bisa Terus Salahkan Faktor Global

Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 28 January 2026 Waktu baca 5 menit

Foto: Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa/Foto: Ilyas Fadilah/detikcom

Ketidakpastian ekonomi global kerap dijadikan alasan oleh regulator sebelumnya untuk menerangkan perlambatan ekonomi nasional. Padahal, motor utama pertumbuhan ekonomi Indonesia justru berasal dari permintaan domestik. Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat menjadi pembicara dalam sebuah seminar di Thamrin Nine Ballroom, Selasa (27/1/2026).

 

Ia menyoroti narasi lama yang kerap mengaitkan kondisi ekonomi dalam negeri dengan situasi global. Menurutnya, meski ekonomi dunia dianggap suram, sekitar 90% pertumbuhan ekonomi Indonesia sejatinya digerakkan oleh konsumsi dan aktivitas domestik.

 

Purbaya menilai kebiasaan menyalahkan faktor global mencerminkan upaya mencari alasan atas kegagalan mengelola ekonomi nasional secara optimal. Ia menyebut hal tersebut sebagai pembenaran ketika pengelolaan ekonomi domestik tidak berjalan dengan baik.

 

Sebagai contoh, ia mengungkapkan bahwa IMF sempat memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global 2025 sebesar 3%, yang kemudian direvisi menjadi 3,2%. Namun, di dalam negeri justru dibangun narasi ancaman ekonomi yang berlebihan, meskipun faktanya Indonesia mampu mencatatkan pertumbuhan di atas 5%, dengan ekspor menjadi salah satu penopang utama. Ia pun menegaskan bahwa proyeksi lembaga internasional tidak selalu akurat.

 

Menurut Purbaya, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan perlu menumbuhkan optimisme di masyarakat agar aktivitas ekonomi domestik tetap bergerak. Selama permintaan dalam negeri dapat dijaga, ia meyakini perekonomian Indonesia tetap mampu tumbuh, terlepas dari kondisi global. Ia menambahkan bahwa membaiknya permintaan global tentu akan menjadi nilai tambah bagi Indonesia.

Sumber: cnbcindonesia.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.