Berita Terkini
Di Tengah Ancaman Krisis Global, Amerika Serikat dan Korea Selatan Perkuat Aliansi Strategis
/index.php
Saham News - Diposting pada 08 June 2026 Waktu baca 5 menit
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan pagi ini dengan pelemahan. Pada awal sesi perdagangan, IHSG bergerak di zona negatif dan berada pada kisaran level 5.400-an.
Mengacu pada data RTI per Senin (8/6/2026) pukul 09.05 WIB, IHSG turun 182,44 poin atau 3,26% ke posisi 5.412,32. Indeks dibuka pada level 5.486,11 dan sepanjang awal perdagangan bergerak dalam rentang 5.370,32 sebagai level terendah hingga 5.490,11 sebagai level tertinggi.
Nilai transaksi pada perdagangan pagi mencapai Rp1,92 triliun dengan total 2,78 miliar saham yang berpindah tangan melalui 186.761 transaksi. Pada fase awal perdagangan, hanya 55 saham yang mencatatkan kenaikan, sementara 536 saham mengalami penurunan dan 109 saham tidak mengalami perubahan harga.
Pada perdagangan pagi ini, saham-saham perbankan berkapitalisasi besar di Indonesia juga bergerak seragam di zona merah. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun sekitar 4% ke level Rp4.800 per saham. Sementara itu, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) melemah 2,60%, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) terkoreksi 3,43%, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) turun 2,55%.
Akibat tekanan tersebut, IHSG tercatat telah mengalami penurunan sebesar 22,35% dalam periode satu bulan terakhir. Dalam rentang tiga bulan, indeks terkoreksi 24,57%, sedangkan dalam enam bulan terakhir pelemahannya mencapai 35,29%.
Sebagai informasi, pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu IHSG juga berakhir di zona merah dan ditutup pada kisaran level 5.500. Kondisi ini menunjukkan bahwa tren pelemahan indeks acuan pasar saham Indonesia masih berlanjut hingga awal pekan ini.
Berdasarkan data RTI Business, IHSG pada penutupan perdagangan Jumat (5/6) sebelumnya melemah 4,20% ke level 5.594,76. Penurunan tersebut terjadi setelah indeks sempat dibuka menguat di level 5.860,67 pada awal sesi perdagangan.
Sampai penutupan perdagangan hari itu, volume transaksi tercatat mencapai 37,41 miliar saham dengan total nilai transaksi sebesar Rp31,46 triliun. Frekuensi perdagangan saham juga mencapai 2.194.550 transaksi hingga akhir sesi.
Sumber: detik.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.