Langkah Jokowi 14 PSN Baru Ditetapkan dengan Investasi Mencapai Rp 466 Triliun

Saham News - Diposting pada 25 March 2024 Waktu baca 5 menit

DIGIVESTASI - Pemerintah telah meluncurkan 14 proyek strategis nasional (PSN) baru untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Hal itu diputuskan dalam rapat internal antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan sejumlah menteri di Istana Negara, Senin (18 Maret). 


Menteri Koordinator Perekonomian (Menko)  Airlangga Hartarto menjelaskan, pendanaan 14 PSN baru tersebut hanya akan berasal dari pihak swasta. PSN baru  menciptakan lapangan kerja dan tidak memerlukan APBN. 

 

“Dan hal ini sudah disetujui oleh Presiden, dengan adanya penyesuaian baru pada nomenklatur PSN  dan perubahan  ruang lingkup PSN itu sendiri,” kata Airlangga, Senin, 18 Maret, di Kompleks Istana Kepresidenan. Dihubungi  terpisah, Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Wahyu Utomo mengatakan,  PSN baru tersebut banyak yang merupakan kawasan industri (KI). Oleh karena itu, Komite Percepatan Pembangunan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) menyatakan potensi terbesar ada ketika seluruh kawasan dipenuhi penyewa yang diperkirakan akan masuk  kawasan industri. 

 

Berdasarkan asumsi  kawasan industri tersebut,  total investasi  kawasan industri dan proyek maksimal adalah sebesar Rp 1.400 triliun. Namun dalam waktu dekat, kawasan industri yang dibangun pendukung PSN dan beberapa proyek infrastruktur PSN bisa mencapai total nilai Rp466 triliun, kata Wahyu kepada Contan, Jumat (22 Maret). 

 

Pembangunan 14 PSN baru tersebut dilakukan di beberapa wilayah Kepulauan Riau, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara. Sedangkan 14 pengembangan  PSN baru  terdiri dari 8 kawasan industri, 2 kawasan wisata, 2 jalan tol, 1 bidang pendidikan, penelitian dan teknis, bidang kesehatan, dan 1 proyek migas lepas pantai. 

 

Menteri ATR dan Sekretaris BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan pembangunan  selalu soal pembebasan lahan. Itu juga tergantung pada keberadaan orang-orang yang  tinggal di tempat yang ingin Anda bangun. 

 

Kementerian mengatakan akan menyelidiki situasi di lapangan terlebih dahulu  sebelum mengeluarkan sertifikat. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa masyarakat  yang terkena dampak menerima kompensasi yang memadai dari negara.

 

AHY pun meyakinkan, pembebasan lahan untuk pangkalan PSN tidak akan menimbulkan masalah di kemudian hari. Lahan yang  digunakan harus bersih dan rapi. Prinsip jelasnya adalah bagaimana kami ingin pembangunan PSN lebih lancar, bertahap, cepat, dan baik, kata AHY.

Sebagai informasi, berikut 14 PSN baru :
1. Pengembangan Pantai Indah Kapuk Tropical Coastland
2. Pengembangan Kawasan Terpadu di Bumi Serpong Damai (BSD)
3. Proyek North Hub Development Project Lepas Pantai Kalimantan Timur
4. Pengembangan Kawasan Industri Neo Energy Parimo Industrial Estate Sulawesi Tengah
5. Kawasan Industri Patimban Industrial Estate Subang
6. Pengembangan Kawasan Industri Giga Industrial Park, Sulawesi Tenggara
7. Pengembangan Kawasan Industri Kolaka Resource, Sulawesi Tenggara
8. Pengembangan Kawasan Industri Stargate Astra, Sulawesi Tenggara
9. Pengembangan Kawasan Pesisir Surabaya Water Front
10. Pengembangan Kawasan Neo Energy Morowali, Sulawesi Tengah
11. Pengembangan Kawasan Industri Wiraraja Pulau Galang
12. Pengembangan Kawasan Industri Toapaya Bintan, Riau
13. Pengembangan Jalan Tol di Section Harbour Road II Jakarta Utara
14. Pengembangan Jalan Tol Dalam Kota Bandung


Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita

Sumber: nasional.kontan.co.id

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.