TPIA Genjot Porsi Saham Publik hingga 25,7%, Langkah Emiten Prajogo Pangestu Ini Jadi Sorotan

Saham News - Diposting pada 08 June 2026 Waktu baca 5 menit

PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA), emiten yang terafiliasi dengan konglomerat Prajogo Pangestu, meningkatkan porsi kepemilikan publik (free float) sehingga free float Chandra Asri Group kini mencapai sekitar 25,7%. Peningkatan tersebut terjadi seiring adanya transaksi penyeimbangan struktur kepemilikan saham (shareholding rebalancing) yang dilakukan oleh salah satu pemegang saham jangka panjang Perseroan, yaitu SCG Chemicals Public Company Limited (SCGC).

 

Presiden Direktur sekaligus CEO Chandra Asri Group, Erwin Ciputra, menyampaikan bahwa bertambahnya porsi free float ini tidak hanya mendukung kepatuhan terhadap ketentuan regulator pasar modal, tetapi juga memperkuat likuiditas saham Perseroan, meningkatkan daya tarik perusahaan di mata investor, serta mendukung penciptaan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham.

 

Dalam keterangan resminya pada Senin (8/6/2026), ia menyatakan bahwa peningkatan free float tersebut diharapkan mampu memperbesar likuiditas perdagangan saham sekaligus memperluas akses investasi bagi investor domestik maupun internasional.

 

Erwin menjelaskan bahwa transaksi ini merupakan bagian dari strategi alokasi modal SCGC, termasuk langkah untuk memperkuat struktur permodalan serta melakukan realokasi modal guna mendukung pengembangan bisnis inti dan berbagai inisiatif pertumbuhan strategis perusahaan tersebut.

 

Setelah transaksi tersebut selesai dilakukan, SCGC masih memiliki sekitar 15,71% saham Chandra Asri Group dan tetap berstatus sebagai salah satu pemegang saham strategis jangka panjang Perseroan.

 

Ia menambahkan bahwa SCGC merupakan mitra strategis sekaligus pemegang saham jangka panjang yang telah memberikan kontribusi signifikan terhadap perjalanan pertumbuhan Chandra Asri Group. Menurutnya, transaksi ini mencerminkan prioritas alokasi modal yang dijalankan SCGC dan tidak mengubah arah strategis, tata kelola perusahaan, maupun komitmen Perseroan dalam menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan.

 

Manajemen juga menegaskan bahwa transaksi tersebut tidak menimbulkan perubahan material terhadap aspek pengendalian perusahaan, struktur tata kelola, jajaran manajemen, maupun kegiatan operasional Chandra Asri Group.

 

Lebih lanjut, Perseroan menyatakan tetap berfokus menjalankan agenda transformasi dan rejuvenasi perusahaan sejalan dengan penguatan portofolio bisnis di sektor energi, kimia, dan infrastruktur yang dimiliki di kawasan Asia Tenggara.

 

Setelah pelaksanaan transaksi ini, tiga pemegang saham strategis utama Chandra Asri Group, yakni PT Barito Pacific Tbk, SCG Chemicals Public Company Limited (SCGC), dan Thaioil Public Company Limited, secara bersama-sama masih menguasai sekitar 74,3% saham Perseroan.

Sumber: cnbcindonesia.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.