Triputra Agro Persada Tebar Dividen Rp180 per Saham, Sementara GoTo Gojek Tokopedia Jadi Sorotan MSCI

Saham News - Diposting pada 29 May 2026 Waktu baca 5 menit

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih mengalami tekanan pada perdagangan Selasa (26/5). IHSG ditutup melemah 1,23% ke posisi 6.130,19 seiring derasnya arus dana asing keluar serta sentimen rebalancing indeks MSCI yang mulai efektif pada awal Juni 2026. Penguatan saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, PT Barito Renewables Energy Tbk, dan PT Barito Pacific Tbk sempat menopang indeks. Namun, tekanan dari saham PT Astra International Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Bank Central Asia Tbk membuat IHSG akhirnya berakhir di zona negatif.

 

Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih sekitar Rp1,89 triliun di pasar reguler. Sementara itu, secara keseluruhan pasar, nilai net sell asing mencapai sekitar Rp1,60 triliun. Dari sisi sektoral, mayoritas sektor mengalami pelemahan dengan sektor industrial menjadi yang terkoreksi paling dalam. Di sisi lain, sektor infrastruktur masih mencatatkan penguatan tipis.

 

Tekanan di pasar domestik terjadi meskipun bursa saham Amerika Serikat ditutup menguat. Indeks Dow Jones bergerak terbatas, sedangkan S&P 500 dan Nasdaq sama-sama menguat. Pelaku pasar masih memantau potensi lanjutan arus keluar dana asing menjelang rebalancing MSCI yang berlaku mulai 1 Juni 2026. Dalam dua hari terakhir, foreign outflow di pasar reguler tercatat mencapai sekitar Rp3,98 triliun. Selain itu, pelemahan nilai tukar rupiah juga menjadi perhatian investor.

 

Berita Emiten

GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)
GOTO menjadi salah satu emiten yang mendapat perhatian pasar di tengah kondisi saat ini. MSCI disebut membekukan seluruh perubahan terkait jumlah saham beredar, Foreign Inclusion Factor (FIF), Domestic Inclusion Factor (DIF), hingga perubahan komposisi indeks untuk saham GOTO dalam Tinjauan Indeks Mei 2026.

 

MSCI akan kembali mengevaluasi likuiditas saham GOTO pada review Agustus 2026 berdasarkan metodologi Global Investable Market Indexes (GIMI). Saham GOTO sendiri telah bergerak di level Rp50 sejak 13 Mei 2026.

 

Hingga 26 Mei, volume transaksi GOTO tercatat sekitar 333 juta saham dengan nilai transaksi Rp16,67 miliar, lebih rendah dibanding rata-rata perdagangan Januari-April 2026 yang mencapai sekitar 4,62 miliar saham dengan nilai transaksi Rp274,63 miliar.

 

Harum Energy Tbk (HRUM)
HRUM menargetkan produksi batu bara sebesar 2-3 juta ton pada 2026. Perseroan juga membidik produksi dan penjualan nikel dalam bentuk NPI, HG Matte, dan MHP sebesar 107-117 ribu ton metal pada tahun depan.

 

Untuk mendukung pengembangan bisnis, HRUM menyiapkan belanja modal sekitar US$310 juta. Sebagian besar dana tersebut akan difokuskan pada pengembangan bisnis nikel, sementara sisanya digunakan untuk pemeliharaan bisnis batu bara. Hingga kuartal I-2026, realisasi belanja modal HRUM telah mencapai sekitar US$139 juta yang dipakai untuk pengembangan proyek nikel serta mendukung operasional pertambangan dan logistik.

 

Triputra Agro Persada Tbk (TAPG)
TAPG memutuskan membagikan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp180 per saham atau setara total Rp3,57 triliun. Nilai tersebut setara sekitar 96,43% dari laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk.

 

Sepanjang 2025, TAPG membukukan pendapatan sebesar Rp11,40 triliun, naik 17,9% dibanding tahun sebelumnya. Laba bersih perseroan juga meningkat 18,59% menjadi Rp3,70 triliun, sementara laba per saham naik menjadi Rp186.

 

Dividen Rp180 per saham tersebut sudah termasuk dua dividen interim yang sebelumnya dibagikan masing-masing Rp39 per saham dan Rp50 per saham. Dengan demikian, dividen final yang akan dibagikan sebesar Rp91 per saham atau sekitar Rp1,81 triliun. Cum date dividen ditetapkan pada 3 Juni 2026 dan pembayaran dividen final dijadwalkan berlangsung pada 18 Juni 2026.

 

Rekomendasi Saham Hari Ini

  • MPMX - Buy 1050-1060 | TP 1090-1100 | SL 995
  • GPRA - Buy 100-103 | TP 104-106 | SL 92
  • ADMR - Buy 1460-1470 | TP 1510-1530 | SL 1380
  • AADI - Buy 8125-8150 | TP 8350-8400 | SL 7750
  • SOFA - Buy 386-390 | TP 400-404 | SL 366

Disclaimer: Seluruh analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini hanya bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan untuk membeli maupun menjual saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai profil risiko dan tujuan keuangan pribadi. Berinvestasilah dengan bijak.

Sumber: detik.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.