Krisis Global Hantam RI, Harga HP Murah Terancam Jadi Mahal

Teknologi Terkini - Diposting pada 20 January 2026 Waktu baca 5 menit

Dunia saat ini tengah dihadapkan pada krisis besar berupa kelangkaan chip semikonduktor. Kondisi ini dipicu oleh melonjaknya adopsi teknologi kecerdasan buatan (AI), yang membuat produsen chip lebih memprioritaskan pasokan untuk kebutuhan AI dan mengurangi produksi chip konvensional yang biasa digunakan pada perangkat elektronik konsumen seperti ponsel, komputer, dan peralatan rumah tangga. Akibat ketidakseimbangan antara permintaan dan pasokan tersebut, harga chip melonjak tajam. Baik chip AI maupun chip non-AI sama-sama diminati, namun kapasitas produksi belum mampu mengimbanginya.

 

Krisis global ini turut berdampak pada Indonesia. Kenaikan harga chip di pasar internasional berpotensi mendorong lonjakan harga gadget domestik, terutama pada kategori ponsel dengan harga terjangkau. Hal ini disampaikan oleh Associate Market Analyst Devices Research IDC Indonesia, Vanessa Aurelia, yang menyebutkan bahwa sejak awal tahun sudah terlihat penyesuaian harga dari sejumlah merek dan model terbaru.

 

IDC menilai segmen ponsel murah akan menjadi yang paling terdampak karena margin keuntungan di segmen ini relatif tipis, sehingga produsen sulit menanggung kenaikan biaya produksi. Akibatnya, penyesuaian harga akan paling terasa di kelas tersebut. Sementara itu, pada segmen menengah hingga premium, produsen masih memiliki ruang untuk melakukan penyesuaian, meski sebagian kenaikan biaya tetap diteruskan ke konsumen, salah satunya melalui pengubahan spesifikasi agar biaya tetap terkendali.

 

IDC juga memperkirakan konsumen akan langsung merasakan dampak kenaikan harga di pasar, sehingga pembeli perlu menyiapkan anggaran yang lebih besar untuk memperoleh perangkat yang diinginkan. Beberapa produsen pun mulai mengonfirmasi langkah penyesuaian harga. Vivo Indonesia, misalnya, menyatakan akan menaikkan harga sejumlah produknya di Tanah Air setelah mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk biaya komponen, dengan besaran kenaikan yang berbeda untuk tiap seri dan segmen.

 

Di sisi lain, ASUS Indonesia juga mengungkapkan akan melakukan penyesuaian harga laptop akibat dinamika rantai pasok global. Langkah ini diambil untuk menjaga kesinambungan pasokan dan kualitas produk, dan akan berlaku di seluruh segmen laptop ASUS secara merata mulai kuartal pertama 2026.

 

Terkait prospek harga chip global, IDC memperkirakan kelangkaan memori masih akan berlanjut dan bahkan memburuk pada semester pertama 2026 akibat semakin lebarnya kesenjangan antara pasokan dan permintaan. Kondisi ini diperkirakan mulai membaik pada semester kedua, namun harga diproyeksikan tetap tinggi setidaknya hingga awal 2027.

 

Situasi ini dipicu oleh masifnya pembangunan pusat data serta pergeseran investasi produsen memori ke segmen hyperscale dan AI. Pasokan memori kelas bawah seperti DDR4, yang banyak digunakan pada ponsel entry-level, terus dikurangi, sementara transisi ke DDR5 belum berlangsung secara luas dan pasokannya pun lebih difokuskan untuk kebutuhan AI. Di saat yang sama, permintaan dari sektor ponsel, PC, otomotif, khususnya kendaraan listrik, terus meningkat.

 

Kenaikan harga ini juga diperkirakan akan berdampak pada pasar perangkat bekas. Pada ponsel, lonjakan harga di pasar resmi dapat mendorong peningkatan permintaan di pasar second-hand, yang pada akhirnya ikut mengerek harga. Sementara itu, di pasar PC dan komponennya, dampak kenaikan diperkirakan akan terasa lebih kuat karena ekosistem pasar bekas yang sudah lebih matang.

Sumber: cnbcindonesia.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.