Berita Terkini
Siap - Siap! Pemerintah Siapkan Insentif Lebaran Rp13 Triliun, Ini Rinciannya
/index.php
Berita Terkini - Diposting pada 02 February 2026 Waktu baca 5 menit
Jepang mengumumkan penemuan sumber daya strategis baru yang berpotensi mengubah peta pasokan global. Temuan ini terungkap setelah misi uji coba eksplorasi laut dalam rampung dan hasilnya diumumkan pada Senin (2/2/2026). Pemerintah Jepang menyatakan bahwa unsur tanah jarang ditemukan di dasar laut pada kedalaman sekitar 6.000 meter atau 20.000 kaki. Sampel tersebut dikumpulkan menggunakan kapal pengeboran ilmiah laut dalam Chikyu, yang bulan lalu berlayar menuju Pulau Minami Torishima di Samudra Pasifik.
Menurut Jepang, misi ini menjadi yang pertama di dunia dalam upaya pemanfaatan unsur tanah jarang dari laut dalam pada kedalaman ekstrem tersebut. Wilayah laut di sekitar Minami Torishima, yang berada dalam zona ekonomi eksklusif Jepang, diperkirakan menyimpan lebih dari 16 juta ton logam tanah jarang. Harian bisnis Nikkei menyebut jumlah tersebut sebagai cadangan terbesar ketiga di dunia.
Juru bicara pemerintah Kei Sato mengatakan bahwa sampel yang diperoleh masih akan dianalisis lebih lanjut untuk mengetahui kandungan dan volumenya. Ia menilai pencapaian ini memiliki arti penting bagi ketahanan ekonomi sekaligus pengembangan sektor maritim Jepang.
Penemuan ini sejalan dengan upaya Jepang untuk mengurangi ketergantungan pada China sebagai pemasok utama logam tanah jarang dunia. Saat ini, China menguasai hampir dua pertiga produksi tambang logam tanah jarang global serta 92% kapasitas pengolahannya, menurut Badan Energi Internasional.
Hubungan kedua negara turut memanas setelah Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, pada November lalu menyatakan bahwa Tokyo dapat mengambil langkah militer jika Taiwan diserang. China sebelumnya menegaskan tekadnya untuk menguasai Taiwan, termasuk dengan kekuatan militer. Dalam perkembangan selanjutnya, Beijing membatasi ekspor barang penggunaan ganda ke Jepang, yang memicu kekhawatiran Tokyo akan potensi gangguan pasokan logam tanah jarang.
Logam tanah jarang yang terdiri dari 17 unsur memiliki peran vital dalam berbagai industri, mulai dari kendaraan listrik, turbin angin, hingga perangkat pertahanan. Peneliti International Institute for Strategic Studies (IISS), Takahiro Kamisuna, menilai bahwa keberhasilan Jepang menambang logam tanah jarang secara berkelanjutan di sekitar Minami Torishima akan memperkuat rantai pasok domestik industri strategis sekaligus menjadi aset geopolitik penting untuk mengurangi ketergantungan pada China.
Sumber: cnbcindonesia.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.