Berita Terkini
Siap - Siap! Pemerintah Siapkan Insentif Lebaran Rp13 Triliun, Ini Rinciannya
/index.php
Saham News - Diposting pada 02 February 2026 Waktu baca 5 menit
Pasar saham domestik masih berada dalam tekanan pada awal pekan ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pertama perdagangan pagi tercatat turun lebih dari 4% dan sempat menyentuh titik terendah di kisaran 7.904.
Senior Market Analis Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menyampaikan bahwa pelaku pasar saat ini menanti hasil pertemuan antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan MSCI yang dijadwalkan berlangsung hari ini, 2 Februari 2026.
Agenda tersebut menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi pergerakan IHSG, khususnya terkait pembahasan ketentuan porsi saham beredar (free float).
Nafan menjelaskan, regulator telah mengumumkan rencana penyesuaian batas minimum free float dari 7,5% menjadi 15% yang ditargetkan mulai berlaku pada Februari 2026.
Pandangan serupa disampaikan Head of Retail Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, yang menilai pergerakan IHSG masih rentan mengalami tekanan lanjutan.
Menurutnya, pasar cenderung bersikap menunggu kepastian hasil komunikasi BEI dengan MSCI mengenai transparansi data free float. Di saat yang sama, IHSG juga terbebani pelemahan saham-saham konglomerasi serta emiten emas seiring koreksi harga emas global.
Secara teknikal, Herditya memperkirakan skenario terburuk IHSG berpotensi turun hingga mendekati level 7.000.
Sementara itu, Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai target peningkatan free float menjadi 15% sulit direalisasikan dalam waktu dekat, sehingga sentimen negatif tersebut masih menekan pasar. Ia menambahkan bahwa risiko penurunan peringkat ke frontier market oleh MSCI serta posisi underweight dari Goldman Sachs turut membuka peluang IHSG melemah ke area 7.000.
Sumber: cnbcindonesia.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.