Tak Perlu Sarjana! Jadi 'Tukang Parkir' Pesawat, Segini Gaji dan Syaratnya

Berita Terkini - Diposting pada 01 February 2026 Waktu baca 5 menit

Saat bepergian menggunakan pesawat, Anda mungkin pernah melihat petugas bandara yang bertugas mengarahkan dan memposisikan pesawat hingga berhenti di tempat parkirnya. Petugas ini dikenal sebagai marshaller, atau kerap disebut sebagai pemandu parkir pesawat. Dalam menjalankan tugasnya, marshaller biasanya mengenakan rompi reflektif, headset komunikasi, serta baton atau lampu isyarat sebagai alat pandu.

 

Mengacu pada Asta Academy, sebuah sekolah penerbangan, marshaller bertanggung jawab memberikan instruksi visual kepada pilot saat pesawat memasuki area parkir setelah mendarat. Seluruh isyarat tangan yang digunakan telah distandarkan oleh International Civil Aviation Organization (ICAO) dan diterapkan secara global, sehingga dapat dipahami oleh pilot dari berbagai negara tanpa komunikasi verbal.

 

Kesalahan kecil dalam satu gerakan tangan saja dapat berakibat fatal, mulai dari sayap pesawat yang menyentuh bangunan, mesin menghisap benda asing, hingga risiko tabrakan di area apron. Oleh karena itu, profesi marshaller termasuk pekerjaan dengan tingkat risiko tinggi di lingkungan bandara.

 

Mengingat perannya yang krusial dalam menjamin keselamatan proses parkir pesawat, seorang marshaller dituntut memiliki kecepatan, ketelitian, dan akurasi tinggi dalam memberikan arahan. Untuk menekuni profesi ini, seseorang tidak diwajibkan memiliki gelar akademik; lulusan SMA sudah dapat menjadi marshaller asalkan mengantongi sertifikasi atau lisensi resmi dari lembaga yang berwenang.

 

Di Indonesia, sertifikat utama pemandu parkir pesawat diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (DGCA Indonesia) atau lembaga pelatihan penerbangan yang telah diakui. Tentu saja, imbalan yang diterima marshaller berbeda jauh dibandingkan tukang parkir kendaraan pada umumnya.

 

Berdasarkan data Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD), gaji marshaller di Indonesia berada di kisaran Rp7 juta per bulan untuk level pemula, dan dapat melampaui Rp15 juta per bulan bagi marshaller berpengalaman. Besaran gaji tersebut juga dipengaruhi oleh lokasi bandara serta perusahaan ground handling tempat mereka bekerja.

Sumber: cnbcindonesia.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

TAG :