Peta Kekuatan Militer China vs Taiwan: Jika Perang Pecah, Siapa Lebih Unggul?

Berita Terkini - Diposting pada 31 December 2025 Waktu baca 5 menit

Ketegangan militer antara China dan Taiwan kembali meningkat. Dalam salah satu operasi militer terbesar dalam beberapa tahun terakhir, China menggelar latihan berskala masif dengan melibatkan puluhan pesawat tempur dan kapal perang yang beroperasi mengelilingi wilayah Taiwan.

 

Latihan militer yang dimulai sejak Senin (29/12/2025) waktu setempat tersebut menampilkan aktivitas intensif berbagai aset militer China, termasuk jet tempur, kapal perang, dan kapal penjaga pantai di sekitar pulau yang memiliki sistem pemerintahan demokratis itu.

 

Intensitas manuver ini dinilai sebagai yang tertinggi sejak tahun 2022.

Pemerintah China menyatakan bahwa latihan tersebut mencakup simulasi operasi darat dan laut, latihan tembak langsung, serta skenario penutupan akses ke pelabuhan-pelabuhan strategis Taiwan.

 

Otoritas Keselamatan Maritim China kemudian menetapkan tujuh area latihan tembak langsung, meningkat dari rencana awal yang hanya mencakup lima zona.

 

Lokasi latihan juga dilaporkan berada lebih dekat ke wilayah Taiwan dibandingkan manuver sebelumnya, yang semakin mempertegas tekanan militer Beijing terhadap Taipei.

 

Dengan meningkatnya eskalasi ini, perhatian tertuju pada bagaimana perbandingan kekuatan militer antara China dan Taiwan.

 

Berdasarkan data Global Fire Power (GFP) 2025, kapabilitas militer kedua pihak tercermin melalui Power Index, sebuah indikator yang menilai kekuatan militer suatu negara dari berbagai aspek, seperti jumlah personel, persenjataan, logistik, anggaran pertahanan, hingga kesiapan tempur.

 

Dalam sistem penilaian ini, semakin rendah nilai indeks, semakin kuat posisi militer suatu negara.

Pada tahun 2025, China mencatat Power Index sebesar 0,078, jauh lebih rendah dibandingkan Taiwan yang berada di angka 0,398. Selisih ini menunjukkan kesenjangan yang signifikan dalam kapasitas militer kedua negara.

 

Secara global, China menempati peringkat ketiga kekuatan militer dunia, berada tepat di bawah Amerika Serikat dan Rusia.

Sementara itu, Taiwan berada di posisi ke-22 dunia, terpaut cukup jauh dari China dalam hierarki kekuatan militer global.

 

Berdasarkan delapan indikator utama yang digunakan GFP, China unggul pada hampir seluruh aspek kekuatan militer dibandingkan Taiwan.

 

Beijing mendominasi tujuh indikator, mulai dari jumlah personel militer, kekuatan udara, darat, dan laut, hingga ketersediaan sumber daya alam, besaran anggaran pertahanan, serta kemampuan logistik.

 

Satu-satunya aspek di mana Taiwan dinilai lebih unggul adalah faktor geografis.

Sebagai negara kepulauan dengan kondisi medan yang kompleks, Taiwan memiliki keunggulan strategis dari sisi lokasi, kontur wilayah, dan akses perairan, yang dinilai mendukung penerapan strategi pertahanan defensif.

 

Secara keseluruhan, peta kekuatan militer menunjukkan bahwa China unggul hampir di seluruh parameter utama, terutama yang berkaitan dengan skala dan jumlah alutsista.

 

Dari sisi personel, China memiliki sekitar 2.035.000 tentara aktif, jauh melampaui Taiwan yang hanya memiliki sekitar 215.000 personel aktif.

 

Ketimpangan juga terlihat jelas pada anggaran pertahanan. Pada 2025, belanja militer China mencapai sekitar US$266,85 miliar, sedangkan Taiwan hanya mengalokasikan sekitar US$19,74 miliar. Perbedaan anggaran ini menjadi faktor penting dalam mendukung modernisasi persenjataan, pengembangan teknologi militer, serta peningkatan kesiapan tempur China.

 

Dalam hal kekuatan udara, China mengoperasikan 1.212 pesawat tempur, jauh lebih banyak dibandingkan Taiwan yang memiliki sekitar 285 unit.

 

Dominasi serupa juga terlihat di sektor maritim. China memiliki 754 armada laut aktif, sementara Taiwan hanya mengoperasikan 97 armada. Kekuatan laut China mencakup kapal selam, kapal perusak, fregat, hingga kapal induk, yang menegaskan keunggulan maritim Beijing di kawasan tersebut.

Sumber: cnbcindonesia.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.