AS Serang Venezuela, Pakar Ungkap Dampak Besarnya bagi Indonesia dan Ekonomi Global

Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 05 January 2026 Waktu baca 5 menit

Donald Trump had mentioned the possibility of ‘a military option’ against Venezuela and its leader Nicolás Maduro as early as 2017 © FT montage/Getty Images

Dosen Hubungan Internasional President University, Teuku Rezasyah, menilai serangan Amerika Serikat ke Venezuela yang disertai penangkapan Presiden Nicolás Maduro mencerminkan rapuhnya kondisi negara tersebut. Ia mengaku heran karena seorang kepala negara dapat ditangkap tanpa adanya perlawanan yang berarti.

 

Menurut Rezasyah, sulit dipahami bagaimana seorang presiden dengan sistem pengamanan berlapis serta dukungan penuh aparatur negara bisa ditangkap begitu saja. Hal itu, kata dia, menunjukkan bahwa fungsi pengawasan dan respons aparat negara telah dilemahkan. Ia menilai lingkaran terdekat kekuasaan justru membiarkan proses tersebut berlangsung dan bahkan diuntungkan oleh kejatuhan Maduro, sebagaimana disampaikannya kepada wartawan pada Senin (5/1/2025).

 

Akibat situasi tersebut, lanjut Rezasyah, tidak terlihat adanya perlawanan dari militer nasional Venezuela untuk melindungi presidennya. Ia menekankan bahwa peristiwa ini seharusnya menjadi pelajaran penting bagi komunitas internasional.

 

Ia menambahkan bahwa ancaman terbesar bagi suatu negara tidak selalu datang dari luar, melainkan berasal dari keraguan dan lemahnya solidaritas di dalam lingkaran kekuasaan sendiri, terutama ketika para pemimpinnya merasa kondisi negara sudah aman dan stabil.

 

Rezasyah juga menguraikan potensi dampak serangan AS ke Venezuela terhadap Indonesia. Menurutnya, dampak tersebut bisa terlihat dari kenaikan harga bahan bakar minyak hingga melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

 

Ia menjelaskan bahwa harga minyak global berpotensi meningkat, dan sesuai mekanisme permintaan dan penawaran, kondisi tersebut akan memengaruhi harga BBM di dalam negeri. Hal ini berisiko memperlebar defisit APBN, dan apabila pemerintah menaikkan harga BBM, potensi instabilitas politik dapat muncul.

 

Selain itu, ia memperkirakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bisa terdepresiasi hingga kisaran Rp17.000–Rp18.000 per dolar. Dampak lainnya, menurut Rezasyah, juga dapat menyentuh sektor pertahanan dan keamanan nasional.

 

Ia menilai Amerika Serikat berpeluang mengulangi kebijakan serangan mendadak di kawasan Indo-Pasifik terhadap negara-negara yang memiliki pandangan berbeda dengan AS dalam isu ekonomi dan energi. Mengingat banyaknya pangkalan militer AS di kawasan Indo-Pasifik dan Asia Tenggara, Indonesia dinilai perlu bersikap waspada dengan memperketat pengawasan wilayah darat, laut, dan udara guna menjaga stabilitas pertahanan dan keamanan nasional.

 

Serangan besar-besaran AS ke sejumlah lokasi di Venezuela yang diikuti penangkapan Nicolás Maduro diketahui sebagai puncak tekanan selama berbulan-bulan dari pemerintahan Presiden Donald Trump. Operasi tersebut menuai kecaman dari sejumlah pemimpin dunia.

 

Maduro ditangkap pada Sabtu (3/1) dini hari setelah pasukan AS melancarkan serangan awal. Pemerintah AS menyebut Maduro sebagai pemimpin tidak sah, lalu membawa dia dan istrinya, Cilia Flores, ke Amerika Serikat. Trump sebelumnya menekan Maduro agar mundur dari kekuasaan dan menudingnya terlibat serta melindungi kartel narkoba, yang dituduh bertanggung jawab atas ribuan kematian warga AS akibat narkoba ilegal.

 

Sejak September 2025, militer AS dilaporkan telah menewaskan lebih dari 100 orang dalam sedikitnya 30 serangan terhadap kapal-kapal yang diduga menyelundupkan narkoba dari Venezuela di kawasan Karibia dan Pasifik. Sejumlah pakar hukum menilai tindakan tersebut berpotensi melanggar hukum nasional AS maupun hukum internasiona

Sumber: detik.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.