Daftar Saham yang Lagi Murah Menurut Lo Kheng Hong, Peluang Cuan Saat Pasar Turun

Saham News - Diposting pada 05 January 2026 Waktu baca 5 menit

Sepanjang tahun 2025, saham perbankan berkapitalisasi besar menghadapi tekanan yang cukup signifikan. Lalu, bagaimana prospeknya memasuki tahun 2026?

 

Sebagai contoh, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) tercatat turun sekitar 17%, sementara saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) masing-masing melemah di kisaran 10% sepanjang tahun lalu.

 

Tekanan pada saham-saham bank besar tersebut salah satunya dipicu oleh aksi pelepasan saham yang dilakukan investor asing. Meski demikian, investor senior Lo Kheng Hong menyampaikan pandangan optimistis terhadap kinerja saham perbankan besar pada 2026.

 

Ia berharap kondisi saham bank-bank utama akan membaik tahun ini. “Harapannya bisa lebih baik,” ujar Lo Kheng Hong kepada Investor.id, Senin (5/1/2026).

 

Menurutnya, valuasi saham perbankan saat ini tergolong murah, sementara tingkat suku bunga deposito berada pada level rendah. Oleh karena itu, ia menaruh optimisme bahwa kinerja saham bank di 2026 akan melampaui capaian tahun sebelumnya.

Sumber: investor.id

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.