Federal Reserve Cabut Aturan Lama, Perluas Akses Perbankan ke Aktivitas Aset Digital

Crypto News - Diposting pada 19 December 2025 Waktu baca 5 menit

Federal Reserve Longgarkan Aturan Lama, Perluas Akses Bank ke Aktivitas Aset Digital

Bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed), resmi melakukan perubahan kebijakan signifikan yang membuka ruang lebih luas bagi lembaga keuangan untuk terlibat dalam aktivitas aset digital dan kripto. Kebijakan ini diambil dengan mencabut sejumlah panduan pengawasan lama yang sebelumnya membatasi keterlibatan perbankan dalam layanan berbasis blockchain dan stablecoin.

Dengan dicabutnya aturan tersebut, bank-bank di bawah pengawasan Federal Reserve kini tidak lagi diwajibkan mengajukan pemberitahuan awal maupun memperoleh persetujuan khusus sebelum menjalankan aktivitas terkait aset kripto atau token berbasis dolar. Ketentuan lama yang diterbitkan pada periode 2022 hingga 2023 sebelumnya mewajibkan proses notifikasi dan non-objection sebelum bank dapat menyediakan layanan tersebut.

 

Aturan Pengawasan Disederhanakan

Berdasarkan kebijakan terbaru yang mulai berlaku pada 24 April 2025, Federal Reserve secara resmi menarik surat-surat pengawasan yang semula dirancang untuk membatasi pengembangan aset digital demi menjaga stabilitas sistem perbankan. Melalui kebijakan baru ini, aktivitas aset digital dapat dijalankan sebagai bagian dari proses pengawasan perbankan reguler, tanpa memerlukan mekanisme persetujuan terpisah dari otoritas.

Langkah ini menandai perubahan pendekatan regulator terhadap inovasi keuangan digital, sekaligus memberikan kepastian operasional bagi bank yang ingin mengembangkan layanan berbasis blockchain.

 

Perubahan Arah Regulasi Kripto di AS

Pencabutan aturan lama tersebut dinilai sebagai sinyal pergeseran sikap regulator Amerika Serikat terhadap sektor kripto. Sejumlah analis menilai kebijakan ini berpotensi mendorong lebih banyak bank untuk menjajaki layanan aset digital, mulai dari kustodian kripto, integrasi stablecoin, hingga pengembangan produk keuangan berbasis blockchain.

Penyesuaian kebijakan ini juga dianggap sebagai respons terhadap pesatnya perkembangan teknologi keuangan digital, di mana lembaga perbankan membutuhkan fleksibilitas lebih besar agar tetap kompetitif. Sejalan dengan langkah The Fed, regulator lain seperti Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC) dan Office of the Comptroller of the Currency (OCC) juga dilaporkan menarik panduan pengawasan serupa.

 

Respons Pasar dan Dampak terhadap Ekosistem Kripto

Pelaku pasar menyambut kebijakan ini sebagai sentimen positif yang berpotensi mempercepat masuknya partisipasi institusional ke dalam ekosistem kripto. Bank yang sebelumnya menahan diri karena ketidakpastian regulasi diperkirakan akan mulai lebih aktif mengembangkan layanan yang terintegrasi dengan aset digital dan stablecoin, yang kini semakin dipandang sebagai infrastruktur penting dalam sistem pembayaran dan keuangan masa depan.  Meski demikian, para analis mengingatkan bahwa pelonggaran ini tidak berarti penghapusan pengawasan sepenuhnya. Seluruh aktivitas perbankan tetap berada di bawah kerangka pengawasan standar guna menjaga stabilitas dan mitigasi risiko sistemik.

Melalui kebijakan terbaru ini, Federal Reserve menegaskan upayanya menyeimbangkan dukungan terhadap inovasi fintech dengan perlindungan sistem keuangan, sekaligus membuka babak baru keterlibatan perbankan tradisional dalam ekosistem aset digital secara lebih luas.

 

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.