Berita Terkini
Tak Perlu Sarjana! Jadi 'Tukang Parkir' Pesawat, Segini Gaji dan Syaratnya
/index.php
Crypto News - Diposting pada 18 December 2025 Waktu baca 5 menit
JPMorgan Luncurkan Dana Pasar Uang Bertokenisasi Pertama di Blockchain Ethereum
JPMorgan Chase & Co., salah satu institusi keuangan terbesar di dunia, resmi melangkah lebih jauh ke ranah aset digital dengan meluncurkan dana pasar uang bertokenisasi pertama yang berjalan di atas blockchain publik Ethereum. Produk anyar tersebut diberi nama My OnChain Net Yield Fund (MONY) dan menjadi tonggak penting dalam integrasi antara pasar keuangan konvensional dan teknologi blockchain.
Struktur Dana dan Mekanisme On-Chain
Berdasarkan keterangan resmi perusahaan, MONY diluncurkan melalui unit J.P. Morgan Asset Management dan dibangun menggunakan platform tokenisasi internal bank, Kinexys Digital Assets. Secara struktur, dana ini menyerupai reksa dana pasar uang tradisional, namun kepemilikan unitnya direpresentasikan dalam bentuk token digital yang tercatat di jaringan Ethereum. Model ini memungkinkan proses transfer dan penyelesaian transaksi berlangsung secara on-chain dan dapat diakses sepanjang waktu, tanpa terbatas jam operasional pasar keuangan konvensional. Dengan pendekatan tersebut, JPMorgan menawarkan efisiensi yang lebih tinggi dalam pengelolaan dan distribusi produk pasar uang
Aset Pendukung dan Skema Investasi
Dana MONY didukung oleh portofolio aset jangka pendek berkualitas tinggi, termasuk surat utang pemerintah Amerika Serikat serta transaksi repo yang dijamin oleh Treasury. Produk ini ditujukan bagi investor yang memenuhi kriteria tertentu, baik individu maupun institusi, dengan persyaratan nilai investasi minimum.
Investor dapat berpartisipasi menggunakan dana tunai maupun stablecoin seperti USDC, dan akan menerima token digital sebagai bukti kepemilikan atas unit dana tersebut.
Bagian dari Tren Tokenisasi Aset
Peluncuran MONY dipandang analis sebagai bagian dari tren yang semakin menguat di industri keuangan global, di mana institusi besar mulai mengadopsi tokenisasi aset tradisional di blockchain publik. Bank-bank global, termasuk JPMorgan, memanfaatkan teknologi ini untuk memenuhi kebutuhan investor institusional akan likuiditas yang lebih cepat, transparansi kepemilikan, serta penyelesaian transaksi yang lebih efisien melalui sistem on-chain.
Seorang sumber dari internal divisi manajemen aset JPMorgan menyebutkan bahwa peluncuran MONY bukan sekadar uji coba teknologi, melainkan langkah konkret untuk menggabungkan efisiensi blockchain dengan karakteristik stabil produk pasar uang. Tokenisasi dinilai mampu mempercepat proses settlement, transfer kepemilikan, serta meningkatkan visibilitas data dibandingkan infrastruktur keuangan tradisional.
Perubahan Sikap Perbankan Global
Langkah ini juga mencerminkan perubahan pendekatan bank-bank besar terhadap teknologi blockchain, yang sebelumnya kerap dipandang dengan skeptisisme karena keterkaitannya dengan kripto. Seiring meningkatnya minat terhadap tokenisasi aset dunia nyata (real-world assets), MONY diproyeksikan dapat menjadi acuan bagi pengembangan produk keuangan berbasis blockchain di masa mendatang. Dengan peluncuran ini, JPMorgan menegaskan posisinya sebagai salah satu pelopor dalam adopsi tokenized finance di sektor perbankan global, sekaligus membuka jalan bagi integrasi yang lebih luas antara sistem keuangan tradisional dan ekosistem blockchain publik.
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.