Berita Terkini
Tak Perlu Sarjana! Jadi 'Tukang Parkir' Pesawat, Segini Gaji dan Syaratnya
/index.php
Crypto News - Diposting pada 19 December 2025 Waktu baca 5 menit
Data kontrak opsi mengindikasikan bahwa Bitcoin akan menghadapi tekanan kuat menjelang pekan-pekan terakhir tahun 2025. Sekitar US$23 miliar kontrak opsi dijadwalkan berakhir pada Jumat pekan depan, yang berpotensi memperparah volatilitas pasar yang sudah berada di level tinggi.
Nilai tersebut mencakup lebih dari separuh total open interest di Deribit, bursa opsi Bitcoin terbesar. Mendekatnya masa kedaluwarsa ini menunjukkan bahwa pelaku pasar semakin memperhitungkan risiko penurunan lanjutan di tengah kondisi pasar yang kian rapuh.
Bitcoin sempat mencatat pergerakan harga senilai lebih dari US$130 miliar hanya dalam waktu satu jam selama sesi perdagangan Amerika Serikat pada Rabu waktu setempat. Gejolak tajam tersebut memicu likuidasi besar-besaran, baik pada posisi long maupun short. Secara keseluruhan, kapitalisasi pasar kripto bergerak fluktuatif di sekitar level US$3 triliun.
“Pasar terus melemah memasuki pergantian tahun, dengan harga berada di area yang sangat rentan,” ujar Nick Forster, pendiri platform perdagangan aset digital Derive.xyz.
Pada Kamis, Bitcoin sempat menguat hingga 4% ke level US$89.430 sebelum kembali kehilangan penguatannya. Aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar ini telah terkoreksi sekitar 30% dari rekor tertinggi di atas US$126.000 yang dicapai pada awal Oktober. Pada Jumat pukul 08.00 waktu Singapura, harga Bitcoin tercatat diperdagangkan di sekitar US$85.465.
“Posisi Bitcoin masih jelas berada dalam tren bearish. Volatilitas 30 hari kembali naik mendekati 45%, sementara skew bertahan di kisaran -5%. Skew jangka panjang juga berada di level serupa, yang menandakan bahwa pelaku pasar masih mengantisipasi risiko penurunan berlanjut hingga kuartal pertama dan kedua, seiring tekanan jual yang berkesinambungan dari dompet yang sebelumnya tidak aktif menekan harga spot,” jelas Forster, merujuk pada indikator skew yang mencerminkan perbandingan biaya perlindungan penurunan dan potensi kenaikan.
Struktur posisi menjelang tanggal kedaluwarsa 26 Desember mencerminkan kondisi tersebut. Opsi call banyak terkonsentrasi pada strike price US$100.000 dan US$120.000, menandakan masih adanya sisa harapan terhadap reli pemulihan akhir tahun. Namun, sentimen bearish mendominasi jangka pendek, dengan akumulasi signifikan opsi put di level US$85.000. Menurut STS Digital, level ini menampung sekitar US$1,4 miliar open interest dan berpotensi menjadi titik tarik harga menjelang jatuh tempo opsi.
Di luar periode kedaluwarsa tersebut, pelaku pasar memperkirakan pergeseran posisi yang dipicu oleh dua katalis utama: aktivitas lindung nilai menjelang keputusan MSCI pada 15 Januari—yang berpotensi mengeluarkan perusahaan treasury aset digital dengan kepemilikan kripto di atas 50% dari asetnya dari indeks—serta munculnya aliran penulisan opsi call baru.
“Kombinasi faktor ini kemungkinan akan meningkatkan volatilitas ke arah bawah sekaligus membatasi potensi kenaikan,” kata Maxime Seiler, CEO perusahaan perdagangan aset digital STS Digital.
Sentimen pasar secara keseluruhan masih rapuh. Dengan penurunan sekitar 23%, Bitcoin berpotensi mencatatkan kinerja kuartalan terburuk sejak kuartal II-2022, periode ketika runtuhnya TerraUSD dan Three Arrows Capital mengguncang industri kripto. Timothy Misir dari BRN menilai kegagalan Bitcoin untuk kembali merebut level teknikal penting membuat pasar “terjebak dalam pola pergerakan yang rentan.”
“Secara umum, volatilitas tetap tinggi dan posisi pasar cenderung defensif. Namun, peluang kenaikan belum sepenuhnya hilang, karena pasar bersiap menghadapi awal tahun yang sarat gejolak,” pungkas Forster.
Sumber: bloombergtechnoz.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.