Trump Media Rugi US$54,8 Juta di Q3, Tapi Pegang Eksposur Bitcoin Rp20 Triliun - Strategi Spekulatif atau Visioner?

Crypto News - Diposting pada 21 November 2025 Waktu baca 5 menit

Trump Media Catat Kerugian US$54,8 Juta di Kuartal III 2025, Namun Cadangan Bitcoin Tembus US$1,3 Miliar

Perusahaan media milik mantan Presiden AS Donald Trump, Trump Media & Technology Group (TMTG) dengan kode saham DJT, melaporkan kerugian bersih sebesar US$54,8 juta pada kuartal ketiga 2025. Angka tersebut menandai kerugian beruntun selama tiga kuartal terakhir, menambah tekanan terhadap kinerja keuangan perusahaan yang menaungi platform sosial Truth Social.
 

Pendapatan Turun, Biaya Hukum Membengkak

Dalam laporan keuangannya, TMTG mengungkapkan bahwa total pendapatan kuartal III hanya sedikit di bawah US$1 juta, jauh dari cukup untuk menutup beban operasional dan biaya hukum yang terus meningkat. Sekitar US$20,3 juta dari total kerugian berasal dari biaya hukum, sementara US$54,1 juta lainnya merupakan kerugian non-tunai yang disebabkan oleh perubahan nilai wajar aset digital, kompensasi berbasis saham, serta amortisasi.
 

Eksposur Besar ke Aset Kripto

Meski menghadapi tekanan finansial, TMTG tetap mempertahankan strategi agresif di sektor aset digital. Perusahaan dilaporkan memiliki cadangan Bitcoin sebanyak 11.500 hingga 15.000 BTC, dengan estimasi nilai mencapai US$1,3 hingga US$1,5 miliar per akhir September 2025.
Selain Bitcoin, TMTG juga diketahui memegang sekitar 684 juta token Cronos (CRO) sebagai bagian dari diversifikasi portofolio kriptonya.

 

 

Strategi Agresif di Tengah Tekanan

Langkah TMTG untuk terus memperbesar eksposur di aset digital menunjukkan keyakinan perusahaan terhadap potensi jangka panjang kripto, meskipun kinerja bisnis intinya di sektor media belum menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Kerugian non-tunai yang timbul dari fluktuasi nilai aset digital mencerminkan volatilitas tinggi pasar kripto yang langsung memengaruhi neraca perusahaan  bahkan tanpa adanya arus kas keluar secara nyata.

 

Bagi investor, profil TMTG kini berada dalam posisi unik: kombinasi antara bisnis media yang masih merugi dan kepemilikan besar terhadap aset kripto menciptakan dinamika yang sangat dipengaruhi oleh naik-turunnya pasar digital.

 

Implikasi bagi Investor dan Pasar

Para pengamat menilai, strategi TMTG bisa menjadi contoh menarik bagaimana perusahaan publik non-keuangan mulai mengintegrasikan aset digital ke dalam struktur investasinya. Namun, strategi ini juga membawa risiko signifikan, terutama ketika volatilitas pasar kripto tinggi dan belum ada kepastian regulasi yang kuat di AS.

 

Kerugian kuartal ketiga senilai US$54,8 juta menegaskan tantangan besar yang dihadapi Trump Media & Technology Group dalam mengimbangi beban operasional dan biaya hukum yang tinggi.Namun, dengan cadangan Bitcoin senilai lebih dari US$1,3 miliar, perusahaan tampaknya masih menaruh harapan besar pada aset digital sebagai pondasi utama strategi jangka panjangnya  langkah yang menunjukkan keyakinan, sekaligus keberanian, untuk bertaruh besar di tengah pasar kripto yang bergejolak.

 

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.