10 Negara Pengirim Pekerja Migran Terbanyak ke Arab Saudi, Indonesia Urutan Berapa?

Edukasi - Diposting pada 09 December 2025 Waktu baca 5 menit

Arab Saudi merupakan salah satu negara yang mempekerjakan banyak tenaga kerja migran dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Informasi ini disampaikan oleh Kementerian Sumber Daya Manusia dan Pembangunan Sosial (MHRSD) saat menerima kunjungan delegasi media Indonesia di Riyadh pada Kamis (6/12/2025).

 

Berdasarkan data MHRSD, jumlah pekerja migran di Arab Saudi pada 2025 mencapai 15.060.911 orang, terdiri dari 10.543.404 pekerja sektor swasta dan 4.517.507 pekerja rumah tangga.

 

MHRSD menjelaskan bahwa pekerja sektor swasta adalah individu, baik pria maupun wanita, yang bekerja berdasarkan kontrak dengan perusahaan swasta dan menerima upah. Mereka tidak termasuk pegawai pemerintah, pekerja sektor publik, atau mereka yang masuk kategori pekerja rumah tangga yang memiliki aturan tersendiri. Kelompok ini mencakup pekerja di berbagai bidang seperti manufaktur, perdagangan, dan jasa, yang semuanya dilindungi oleh regulasi ketenagakerjaan untuk menjamin upah dan kondisi kerja yang layak, baik bagi tenaga kerja lokal maupun ekspatriat.

 

Sementara itu, pekerja rumah tangga didefinisikan sebagai individu yang menjalankan layanan domestik—baik langsung maupun tidak langsung—untuk kepentingan majikan atau keluarganya. Tugas tersebut mencakup pekerjaan seperti membersihkan rumah, memasak, mengasuh anak, mengemudi, dan berkebun. Seluruhnya diatur melalui kontrak pekerjaan rumah tangga yang menetapkan hak, kewajiban, serta besaran upah.

 

Dari sisi negara asal, Bangladesh menjadi penyumbang tenaga kerja migran terbesar dengan 3.140.836 orang. Pakistan berada di posisi kedua dengan 2.606.843 pekerja, disusul India sebanyak 2.322.171 pekerja. Indonesia menempati urutan ke-10 dengan total 176.398 pekerja migran.

 

Data pekerja migran di Arab Saudi berdasarkan negara asal:

  1. Bangladesh – 3.140.836

  2. Pakistan – 2.606.843

  3. India – 2.322.171

  4. Mesir – 1.362.918

  5. Yaman – 1.279.530

  6. Filipina – 773.364

  7. Sudan – 716.339

  8. Nepal – 341.334

  9. Uganda – 218.202

  10. Indonesia – 176.398

Secara lebih rinci, Indonesia memiliki 10.400 pekerja laki-laki di sektor pekerjaan rumah tangga, sementara pekerja perempuan jumlahnya jauh lebih besar, mencapai 92.206 orang.

Sumber: cnbcindonesia.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.