Berita Terkini
Siap - Siap! Pemerintah Siapkan Insentif Lebaran Rp13 Triliun, Ini Rinciannya
/index.php
Edukasi - Diposting pada 04 January 2025 Waktu baca 5 menit
Belajar dari Prinsip Hidup Warren Buffett dalam Membangun Kekayaan
DIGIVESTASI - Warren Buffett, salah satu investor saham tersukses di dunia, telah membangun kekayaan luar biasa dari awal tanpa warisan besar. Prinsip hidupnya menjadi pelajaran berharga bagi siapa saja yang ingin mencapai kesuksesan finansial.
1. Mulai Sejak Dini
Buffett memulai investasinya pada usia 11 tahun dengan membeli saham pertamanya. Langkah awal ini memberinya keuntungan besar dalam memahami dunia investasi.
"Warren muda, yang bekerja sebagai pengantar koran, menabung untuk membeli saham pertamanya. Sementara teman-temannya menghabiskan uang untuk mainan, dia sudah berinvestasi untuk masa depannya," ujar Kraig Kleeman, CEO Z-Branding.
2. Fokus pada Investasi Jangka Panjang
Buffett dikenal dengan pendekatannya yang sabar dan berfokus pada keuntungan jangka panjang, bahkan saat pasar sedang tidak stabil.
"Dia tidak terburu-buru. Buffett tidak tergoda oleh skema cepat kaya, tetapi lebih memilih bermain dalam jangka panjang," kata Kleeman. "Pelajaran pentingnya: pikirkan besar dan bersabarlah."
3. Tenang di Tengah Kepanikan
Saat pasar saham anjlok dan banyak investor panik, Buffett tetap tenang.
"Ketika orang lain panik, Buffett melihat peluang," tambah Kleeman. "Dia tidak takut melawan arus, bahkan saat krisis."
4. Mengutamakan Kualitas
Buffett selalu memilih investasi berkualitas tinggi daripada menyebar modal pada banyak saham tanpa analisis mendalam.
"Dia lebih memilih kualitas daripada kuantitas," jelas Kleeman.
5. Hindari Utang
Buffett sangat menentang penggunaan utang, bahkan menyarankan untuk menjauh dari kartu kredit.
"Buffett menjauhi utang seperti wabah," kata Kleeman. "Ini adalah prinsip sulit bagi banyak orang, tetapi penting untuk mencoba hidup tanpa utang."
6. Kelilingi Diri dengan Orang-Orang Hebat
Buffett selalu mencari mentor, kolaborator, dan teman yang dapat menginspirasinya dan memberikan tantangan positif.
"Dia mengelilingi dirinya dengan orang-orang yang cerdas dan berbakat," ujar Kleeman.
7. Fokus pada Apa yang Diketahui
Buffett hanya berinvestasi pada hal-hal yang ia pahami secara mendalam.
"Dia menjaga segalanya tetap sederhana dan fokus pada bisnis atau industri yang ia kenal dengan baik, seperti surat kabar, Coca-Cola, atau asuransi," kata Kleeman.
8. Bangun dan Komitmen pada Impian Finansial
Buffett mengajarkan pentingnya bermimpi besar dan berkomitmen pada tujuan finansial. Meskipun mungkin tidak semua orang dapat mencapai kekayaan sebesar Buffett, langkah-langkah kecil yang terinspirasi dari filosofi dan perjalanannya dapat membawa kestabilan finansial.
9. Rencanakan Masa Depan dengan Matang
Buffett menekankan pentingnya perencanaan suksesi sebagai bagian dari persiapan finansial.
"Dia mengajarkan bahwa perencanaan adalah proses yang berkelanjutan. Buffett telah mempersiapkan anak-anaknya untuk mengambil peran dalam kelangsungan kekayaannya," ujar Cody Barbo, CEO Trust & Will.
Dengan prinsip-prinsip ini, Buffett tidak hanya menunjukkan bagaimana membangun kekayaan, tetapi juga memberikan inspirasi untuk meraih kesuksesan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Sumber: cnbcindonesia.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.