Harga Emas Anjlok! Bandar Disebut Mulai Obral Besar - Besaran, Ada Apa?

Investasi Digital - Diposting pada 03 December 2025 Waktu baca 5 menit

Harga emas akhirnya mengalami pelemahan setelah mencatat penguatan selama dua hari berturut-turut. Para investor mulai melakukan aksi ambil untung setelah harga emas menyentuh level US$4.200 per troy ons. Meski demikian, pelaku pasar tetap mencermati tanda-tanda potensi penurunan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat (AS), yaitu The Federal Reserve (The Fed).

 

Dalam perdagangan Selasa (2/12/2025), harga emas dunia turun 0,60% dan berada di level US$4.207,14 per troy ons. Koreksi tersebut mengakhiri tren kenaikan harga emas selama dua hari sebelumnya.

 

Sementara itu, dalam perdagangan hari ini Rabu (3/12/2025) hingga pukul 06.29 WIB, harga emas global di pasar spot naik tipis 0,05% menjadi US$4.209,22 per troy ons.

 

Harga emas merosot lebih dari 1% pada perdagangan Selasa akibat aksi profit-taking oleh investor setelah emas mencapai titik tertinggi dalam enam minggu pada sesi sebelumnya, sementara pasar menunggu rilis data ekonomi penting AS menjelang pertemuan kebijakan The Federal Reserve minggu depan.

 

“Ini kemungkinan hanya aksi ambil untung dalam skala kecil. Fokus terbesar pasar belakangan ini adalah pada ekspektasi pemangkasan suku bunga, dan ekspektasi tersebut masih cukup solid,” kata Peter Grant, wakil presiden sekaligus ahli strategi logam senior di Zaner Metals.

 

“Kita berada dalam pola lanjutan yang pada akhirnya akan membawa harga naik, dan saya masih memperkirakan harga emas bisa mencapai US$5.000 per troy ons di awal tahun baru,” tambah Grant.

 

Data terbaru yang menunjukkan perlambatan ekonomi AS secara bertahap, ditambah sinyal bernada dovish dari para pejabat The Fed, semakin memperkuat ekspektasi pasar terhadap kemungkinan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan bank sentral AS minggu depan. Para pelaku pasar memperkirakan peluang 89% bahwa langkah tersebut akan diambil.

 

Investor juga memperhatikan rilis laporan ketenagakerjaan ADP untuk bulan November yang dijadwalkan keluar pada hari Rabu, serta data Indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) bulan September yang sempat tertunda dan akan diumumkan pada hari Jumat. PCE merupakan indikator inflasi pilihan The Fed. Suku bunga yang lebih rendah umumnya memberi keuntungan bagi emas yang tidak menawarkan imbal hasil.

 

Bank-bank sentral tercatat membeli 53 ton emas pada bulan Oktober, naik 36% secara bulanan, sekaligus menjadi pembelian bersih terbesar sejak awal tahun 2025, menurut laporan World Gold Council.

 

Di sisi lain, harga perak melesat dan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa atau All Time High (ATH). Pada penutupan perdagangan Selasa (2/12/2025), harga perak (XAG) di pasar spot naik 0,84% menjadi US$58,45 per troy ons. Kenaikan tersebut memperpanjang reli harga perak menjadi tujuh hari berturut-turut. Secara total, harga perak telah melonjak lebih dari 100% sejak awal tahun ini.

 

Namun dalam perdagangan hari ini Rabu (3/12/2025) hingga pukul 06.29 WIB, harga perak di pasar spot melemah 0,14% ke level US$58,37 per troy ons.

 

“Tidak ada faktor baru yang memicu lonjakan harga perak akhir-akhir ini. Namun, alasan yang telah diketahui sebelumnya tetap relevan, yaitu pasokan yang ketat, yang terlihat dari rendahnya persediaan di bursa Shanghai,” tulis Commerzbank dalam laporannya. Mereka juga menambahkan bahwa pihaknya memperkirakan kenaikan harga lanjutan, meski dengan laju yang lebih moderat, menuju US$59 per troy ons pada tahun mendatang.

Sumber: cnbcindonesia.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.