Berita Terkini
Tak Perlu Sarjana! Jadi 'Tukang Parkir' Pesawat, Segini Gaji dan Syaratnya
/index.php
Saham News - Diposting pada 23 December 2025 Waktu baca 5 menit
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Jumat (19/12) dengan koreksi tipis 0,10% dan ditutup di level 8.609,55. Pergerakan indeks berlangsung fluktuatif, di mana sejumlah saham mencatatkan penguatan cukup besar, meskipun tekanan masih membayangi beberapa saham berkapitalisasi besar.
Saham DSSA mencatat kenaikan 3,34%, FILM melonjak 9,94%, serta AMMN menguat 2,85% dan berkontribusi positif terhadap IHSG. Sebaliknya, BBCA terkoreksi 1,53%, BYAN melemah 4,06%, dan TLKM turun 1,45% sehingga menahan laju indeks.
Dari sisi arus dana, investor asing membukukan net buy sebesar Rp438,07 miliar di pasar reguler, dengan total beli bersih mencapai Rp2,67 triliun di seluruh pasar.
Secara sektoral, enam dari sebelas sektor berakhir di zona negatif, dengan sektor transportasi mencatat pelemahan paling dalam sebesar 2,86%. Sementara itu, sektor consumer non-cyclicals menjadi yang paling defensif dengan kenaikan tipis 0,18%.
Dari sisi korporasi, Bangun Karya Perkasa Jaya (KRYA) melalui anak usahanya, ECGO, menandatangani kontrak pengadaan 10.000 unit motor listrik dengan EVMoto senilai Rp240 miliar atau sekitar Rp24 juta per unit.
Pengiriman unit direncanakan mulai Maret 2026 dan diperkirakan akan memberikan kontribusi pendapatan secara bertahap sejak tahun tersebut. Kontrak ini mencerminkan arah transformasi bisnis perseroan setelah masuknya pemegang saham pengendali baru, Green City SG Pte. Ltd., pada Agustus 2025.
Sementara itu, Baramulti Suksessarana (BSSR) menetapkan dividen tunai interim II sebesar USD20 juta untuk 2,62 miliar saham yang beredar.
Dengan laba bersih sembilan bulan 2025 mencapai USD61,58 juta, kebijakan tersebut setara dengan rasio dividen sekitar 32,5%. Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi dijadwalkan pada 2 Januari 2026, sedangkan pembayaran dividen akan dilakukan pada 15 Januari 2026.
Rekomendasi Saham Hari Ini
UNTR
Buy 29600–29700 | TP 30125–30650 | SL 28025
ICBP
Buy 8350–8400 | TP 8525–8650 | SL 8000
BKSL
Buy 133–135 | TP 138–143 | SL 124
OASA
Buy 252–256 | TP 264–276 | SL 238
BDKR
Buy 187–189 | TP 192–197 | SL 175
Disclaimer: Seluruh analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini disajikan untuk tujuan informasi dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor, disesuaikan dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi. Berinvestasilah secara bijak.
Sumber: cnbcindonesia.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.