3 Alasan Kuat Bitcoin Berpotensi Cetak Rekor Harga Tertinggi Baru pada 2026

Crypto News - Diposting pada 18 December 2025 Waktu baca 5 menit

Manajer aset kripto Bitwise menilai Bitcoin memiliki peluang besar untuk mencetak rekor harga tertinggi baru pada 2026 sekaligus meninggalkan pola siklus empat tahunan yang selama ini dijadikan rujukan oleh pelaku pasar.

 

Pandangan tersebut disampaikan dalam laporan Bitwise Predictions for 2026: The Four-Year Cycle Is Dead yang dirilis pada Selasa, 16 Desember 2025. Chief Investment Officer Bitwise, Matt Hougan, menyebut bahwa perubahan mendasar dalam struktur pasar membuat pendekatan tradisional terhadap siklus Bitcoin semakin tidak relevan. Menurutnya, sejumlah faktor baru akan lebih menentukan arah pergerakan Bitcoin pada 2026.

 

Secara historis, Bitcoin dikenal bergerak dalam siklus empat tahunan, yang umumnya terdiri dari tiga tahun kenaikan harga dan satu tahun penurunan tajam. Berdasarkan pola tersebut, tahun 2026 seharusnya menjadi periode koreksi.

 

Namun, Bitwise menilai kemungkinan terjadinya skenario tersebut relatif kecil. Hougan menjelaskan bahwa pilar utama siklus empat tahunan kini kehilangan pengaruhnya. Dampak halving terhadap pasokan Bitcoin semakin berkurang seiring waktu, sementara kebijakan suku bunga global diperkirakan akan lebih longgar dibandingkan periode 2018 dan 2022 yang menekan aset berisiko.

 

Selain itu, risiko terjadinya gejolak besar di pasar kripto juga dinilai menurun. Setelah gelombang likuidasi besar pada Oktober 2025, tingkat leverage di pasar tercatat lebih terkendali. Di sisi lain, kepastian regulasi dinilai mampu menekan potensi krisis besar seperti yang terjadi pada siklus sebelumnya.

 

Dengan kondisi tersebut, Bitwise justru memproyeksikan Bitcoin akan melanjutkan tren penguatan dan berpotensi mencatatkan rekor harga tertinggi baru pada 2026.

 

Dalam laporannya, Bitwise juga menyoroti perubahan pola volatilitas Bitcoin. Selama ini, fluktuasi harga yang tinggi kerap menjadi alasan utama keraguan investor terhadap aset kripto.

 

Namun, data terbaru menunjukkan tren yang berlawanan. Sepanjang 2025, volatilitas Bitcoin tercatat lebih rendah dibandingkan saham Nvidia, salah satu saham teknologi paling aktif diperdagangkan. Dalam jangka panjang, volatilitas Bitcoin juga terus menurun secara konsisten selama sepuluh tahun terakhir.

 

Hougan menilai tren penurunan volatilitas tersebut mencerminkan proses penurunan risiko Bitcoin sebagai instrumen investasi. Kehadiran ETF Bitcoin spot dinilai memperluas basis investor, mengurangi dominasi spekulasi jangka pendek, dan membuat pergerakan harga menjadi lebih stabil. Bitwise memperkirakan tren ini akan berlanjut hingga 2026.

 

Bitwise juga membandingkan kondisi Bitcoin saat ini dengan emas, yang mengalami penurunan volatilitas signifikan setelah dilepas dari standar emas AS dan diperkenalkannya ETF emas pada 2004.

 

Selain volatilitas, Bitwise memperkirakan korelasi Bitcoin dengan pasar saham Amerika Serikat akan semakin melemah. Hougan menilai anggapan bahwa Bitcoin sangat berkorelasi dengan saham tidak sepenuhnya didukung oleh data historis.

 

Berdasarkan perhitungan korelasi bergulir 90 hari, hubungan Bitcoin dengan indeks S&P 500 jarang melampaui level 0,50, yang umumnya dianggap sebagai batas antara korelasi rendah dan menengah. Ke depan, Bitwise memperkirakan pergerakan Bitcoin akan lebih banyak dipengaruhi oleh faktor internal industri kripto.

 

Perkembangan regulasi, meningkatnya adopsi institusional, serta keterlibatan yang lebih aktif dari Wall Street dan perusahaan fintech diperkirakan akan menjadi penggerak utama harga Bitcoin, terlepas dari dinamika pasar saham yang tengah menghadapi tekanan valuasi dan perlambatan ekonomi jangka pendek.

 

Dengan kombinasi potensi imbal hasil yang menarik, volatilitas yang lebih terkendali, serta korelasi yang semakin rendah terhadap aset tradisional, Bitwise menilai Bitcoin kian relevan sebagai instrumen investasi jangka panjang. Hougan memperkirakan kondisi ini berpotensi menarik arus dana institusional baru senilai puluhan miliar dolar AS dan menjadikan 2026 sebagai fase krusial dalam perjalanan Bitcoin di sistem keuangan global.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.