ETF Bitcoin BlackRock Kantongi Arus Masuk US$25 Miliar Meski Kinerja Harga Melemah

Crypto News - Diposting pada 23 December 2025 Waktu baca 5 menit

Harga Bitcoin Turun, ETF Bitcoin BlackRock Tetap Serap US$25 Miliar Sepanjang 2025

Di tengah tekanan harga Bitcoin yang melemah sekitar 9,6% secara year-to-date (YTD), produk spot Bitcoin ETF milik BlackRock, iShares Bitcoin Trust (IBIT), justru mencatat kinerja aliran dana yang impresif. Sepanjang 2025, ETF tersebut berhasil membukukan arus masuk modal bersih sekitar US$25 miliar, mencerminkan kuatnya minat investor institusional terhadap eksposur Bitcoin melalui instrumen investasi yang teregulasi.

Berdasarkan data yang dihimpun dan dianalisis oleh Bloomberg, IBIT menempati peringkat keenam ETF dengan arus masuk terbesar di Amerika Serikat tahun ini. Menariknya, dana ini menjadi satu-satunya produk dalam daftar 25 besar ETF AS yang mencatatkan imbal hasil negatif. Fakta tersebut menunjukkan bahwa aliran dana jangka panjang ke produk berbasis Bitcoin tetap berlangsung, meskipun kondisi pasar secara keseluruhan belum mendukung kenaikan harga.

Seorang analis mencatat dalam laporan terbarunya bahwa IBIT berhasil menghimpun lebih dari US$25 miliar sepanjang 2025, meskipun performa harga aset dasarnya berada di zona merah. Kondisi ini menegaskan posisi IBIT sebagai salah satu ETF dengan tingkat permintaan tertinggi di pasar keuangan AS.

 

Kepercayaan Investor Bertahan di Tengah Tekanan Harga

Pengamat pasar menilai fenomena ini sebagai indikasi pergeseran strategi investasi, dari pendekatan spekulatif jangka pendek menuju alokasi jangka panjang melalui produk investasi yang memiliki kepastian regulasi. Meski harga Bitcoin bergerak terbatas atau terkoreksi dibandingkan awal tahun, arus modal yang konsisten ke ETF seperti IBIT mengindikasikan bahwa banyak investor institusional tetap memandang Bitcoin sebagai aset strategis untuk diversifikasi portofolio.

Bahkan, dalam periode yang sama, ETF Bitcoin tercatat mampu menarik dana lebih besar dibandingkan sejumlah ETF konvensional lainnya, termasuk produk berbasis emas. Hal ini mencerminkan tingkat kepercayaan investor terhadap Bitcoin sebagai bagian dari strategi alokasi aset di tengah ketidakpastian pasar global.

 

Implikasi bagi Pasar Kripto

Keberhasilan IBIT menghimpun dana dalam jumlah besar di tengah pelemahan harga Bitcoin menggarisbawahi dua poin penting. Pertama, minat institusional terhadap Bitcoin masih solid. Kedua, keberadaan ETF spot yang teregulasi telah menjadi pintu masuk utama bagi investor besar yang sebelumnya enggan terlibat langsung di pasar kripto spot.

Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun volatilitas harga masih menjadi tantangan, fondasi adopsi institusional terhadap Bitcoin melalui instrumen keuangan formal terus menguat.

 

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.