Dampak Halving Bitcoin terhadap Pasokan Global: Apa Artinya bagi Harga dan Pasar?

Edukasi - Diposting pada 19 December 2025 Waktu baca 5 menit

Halving Bitcoin Kembali Jadi Perhatian, Pasokan Baru Menyusut dan Dinamika Pasar Berubah

Mekanisme Bitcoin halving kembali menjadi fokus perhatian pelaku pasar kripto global, seiring berkurangnya jumlah Bitcoin baru yang dilepas ke pasar. Halving merupakan agenda terjadwal dalam protokol Bitcoin yang secara otomatis memangkas separuh imbalan penambangan, sehingga berdampak langsung pada sisi pasokan aset kripto terbesar di dunia tersebut. Peristiwa ini terjadi setiap 210.000 blok, atau sekitar sekali dalam empat tahun. Pada setiap siklus halving, jumlah Bitcoin yang diterima penambang atas keberhasilan memvalidasi blok baru berkurang 50 persen. Desain ini bertujuan menjaga kelangkaan Bitcoin, sekaligus meniru karakteristik komoditas bernilai terbatas seperti emas.

Dalam Bitcoin Whitepaper, pencipta Bitcoin, Satoshi Nakamoto, menjelaskan bahwa aset ini dirancang dengan suplai maksimum dan laju penerbitan yang terus menurun. Dengan demikian, tingkat inflasi Bitcoin dapat diprediksi dan dikendalikan secara sistematis.

 

Pasokan Harian Menyusut, Tekanan Penawaran Meningkat

Dampak paling langsung dari halving terlihat pada penurunan jumlah Bitcoin baru yang beredar setiap hari. Setelah halving, imbalan per blok yang diterima penambang otomatis berkurang setengah dibandingkan periode sebelumnya. Kondisi ini berpotensi memicu supply shock, terutama jika permintaan tetap stabil atau justru meningkat.

Secara historis, fase setelah halving kerap diikuti oleh pengetatan suplai di pasar spot. Penambang cenderung mengurangi tekanan jual akibat menyusutnya pendapatan, sehingga keseimbangan antara penawaran dan permintaan menjadi lebih sensitif terhadap perubahan sentimen pasar. Analis riset Coin Metrics dalam salah satu laporannya menyebutkan bahwa halving merupakan mekanisme deflasi bawaan dalam ekosistem Bitcoin, yang secara bertahap menekan pasokan baru dan memperkuat narasi kelangkaan dalam jangka panjang.

 

Dampak Struktural bagi Harga dan Industri Penambangan

Meski tidak secara langsung menentukan pergerakan harga, berkurangnya suplai pasca-halving kerap dipandang sebagai faktor struktural yang menopang nilai Bitcoin dalam jangka panjang. Banyak investor menilai momen halving sebagai titik penting yang mengubah dinamika penawaran, terutama di tengah meningkatnya adopsi dan minat dari investor institusional.

Di sisi lain, halving juga membawa konsekuensi bagi sektor penambangan. Penambang dengan biaya operasional tinggi menghadapi tekanan yang lebih besar, sementara pelaku dengan efisiensi energi dan skala ekonomi yang lebih baik berpeluang mempertahankan bahkan memperkuat posisinya di jaringan.

 

Fondasi Ekonomi Bitcoin

Lebih dari sekadar peristiwa teknis, halving merupakan elemen fundamental dalam desain ekonomi Bitcoin. Dengan secara berkala mengurangi suplai baru, mekanisme ini memastikan Bitcoin tetap menjadi aset digital yang langka, transparan, dan memiliki parameter moneter yang terukur. Di tengah volatilitas pasar kripto, pemahaman terhadap dampak halving menjadi bekal penting bagi investor untuk membaca arah jangka panjang dan dinamika fundamental ekosistem aset digital.

 

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.