Berita Terkini
Tak Perlu Sarjana! Jadi 'Tukang Parkir' Pesawat, Segini Gaji dan Syaratnya
/index.php
Edukasi - Diposting pada 18 December 2025 Waktu baca 5 menit
Memahami Perbedaan Major dan Minor Support dalam Analisis Teknikal
Dalam analisis teknikal pasar keuangan—baik saham maupun aset kripto—level support menjadi salah satu acuan penting untuk membaca potensi arah pergerakan harga. Namun, para analis menilai bahwa tidak semua support memiliki kekuatan yang sama. Secara umum, support diklasifikasikan ke dalam dua kategori utama, yakni minor support dan major support, yang masing-masing memiliki fungsi berbeda dalam strategi trading dan manajemen risiko.
Minor Support: Penahan Harga Jangka Pendek
Minor support merujuk pada level harga sementara yang terbentuk dari respons pasar dalam jangka pendek. Area ini biasanya muncul akibat pullback, fase konsolidasi ringan, atau koreksi kecil di tengah tren yang masih berjalan.
Karena terbentuk dari dinamika jangka pendek, minor support cenderung memiliki daya tahan terbatas. Level ini relatif mudah ditembus, terutama ketika tekanan jual meningkat atau muncul sentimen negatif secara tiba-tiba.
Analis teknikal senior John J. Murphy menjelaskan bahwa minor support kerap mencerminkan jeda sementara dalam pergerakan harga, bukan titik pertahanan utama pasar. Oleh karena itu, penembusan minor support belum tentu menandakan perubahan tren yang signifikan.
Major Support: Fondasi Utama Pergerakan Harga
Berbeda dengan minor support, major support merupakan area harga yang memiliki rekam jejak kuat dan telah diuji berulang kali oleh pasar. Level ini umumnya terbentuk dari beberapa faktor utama, seperti:
Titik terendah signifikan (swing low)
Zona akumulasi jangka panjang
Level psikologis penting, seperti angka bulat tertentu
Major support biasanya menjadi perhatian pelaku pasar besar, termasuk investor institusional dan smart money, sehingga kekuatan pertahanannya jauh lebih solid dibanding support minor.
Alexander Elder, trader profesional dan penulis Trading for a Living, menyebut bahwa semakin sering suatu level harga diuji dan mampu bertahan, semakin besar bobot teknikal dan psikologisnya di mata pelaku pasar.
Perbandingan Kekuatan: Major vs Minor Support
Dari sudut pandang teknikal, major support jelas memiliki ketahanan yang lebih kuat. Ketika minor support berhasil ditembus, harga masih berpeluang menemukan penopang di area major support. Namun, jika major support berhasil ditembus, kondisi tersebut kerap diartikan sebagai sinyal perubahan tren atau indikasi lanjutan penurunan yang lebih dalam.
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.