Berita Terkini
Tak Perlu Sarjana! Jadi 'Tukang Parkir' Pesawat, Segini Gaji dan Syaratnya
/index.php
Edukasi - Diposting pada 05 December 2025 Waktu baca 5 menit
Berutang sering kali dikaitkan dengan hal yang negatif. Namun, Penulis Buku Terkenal Robert Kiyosaki menegaskan bahwa utang dapat menjadi sesuatu yang positif apabila digunakan dalam kondisi tertentu.
Ia menjelaskan sebuah strategi untuk memperoleh keuntungan melalui utang. Dalam tulisan di situs web pribadinya, sebelum masuk pada langkah-langkah tersebut, ia menekankan perlunya memahami perbedaan mendasar antara utang baik dan utang buruk.
Banyak orang mengira bahwa semua utang bersifat merugikan. Namun menurut Robert, anggapan tersebut keliru.
"Aturan baru mengenai uang mengharuskan Anda untuk memiliki utang jika ingin menjadi kaya. Tetapi, utang itu harus merupakan utang yang baik," tulis penulis Rich Dad Poor Dad itu, dikutip Jumat (5/12/2025).
Kiyosaki menjelaskan bahwa utang buruk adalah pinjaman yang dipakai untuk membiayai liabilitas, misalnya kredit mobil atau biaya liburan, karena bukan termasuk kebutuhan prioritas dan nilainya akan terus menurun.
Sementara itu, utang baik dialokasikan untuk membeli aset yang dapat memberi arus kas positif setiap bulan. Contoh utang baik antara lain pinjaman untuk properti investasi, modal usaha, dan berbagai instrumen lainnya.
"Ini merupakan jenis utang baik. Dibutuhkan kecerdasan finansial yang tinggi untuk mengelolanya dengan tepat, tetapi jika berhasil, Anda bisa menghasilkan uang lebih cepat," ujarnya.
Ia kemudian memberikan contoh skema menghasilkan uang melalui utang:
Harga satu aset properti adalah US$100.000. Pembayaran dilakukan melalui pinjaman sebesar US$80.000 dengan bunga 5%, sementara sisanya senilai US$20.000 dibayar tunai dari dana pribadi.
Jika dihitung menggunakan kalkulator hipotek sederhana, total biaya tahunan dari pinjaman tersebut mencapai sekitar US$8.500.
Dengan asumsi properti tersebut menghasilkan pendapatan US$11.000 per tahun, maka setelah dikurangi pengeluaran, pendapatan bersih yang diperoleh menjadi US$2.500 (US$11.000 – US$8.500). Artinya, keuntungan investasi dari skema ini adalah US$2.500 dibagi US$20.000, atau sekitar 12,5%.
Menurut Kiyosaki, tingkat keuntungan 12,5% tersebut berada di atas rata-rata keuntungan investasi konvensional.
Sumber: cnbcindonesia.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.