Berita Terkini
Tak Perlu Sarjana! Jadi 'Tukang Parkir' Pesawat, Segini Gaji dan Syaratnya
/index.php
Edukasi - Diposting pada 19 December 2025 Waktu baca 5 menit
Menentukan Timeframe yang Tepat, Kunci Efektivitas Trading Harian
Pemilihan timeframe menjadi salah satu aspek penting dalam aktivitas trading harian (day trading), baik di pasar saham maupun aset kripto. Kesalahan dalam menentukan kerangka waktu grafik kerap berujung pada hilangnya momentum, kesalahan membaca arah tren, hingga pengambilan keputusan yang berisiko tinggi.
Dalam konteks trading, timeframe merujuk pada rentang waktu pembentukan satu candlestick atau bar pada grafik harga. Setiap pilihan timeframe memberikan perspektif yang berbeda terhadap pergerakan pasar, mulai dari fluktuasi jangka sangat pendek hingga gambaran tren yang lebih menyeluruh.
Analis teknikal sekaligus penulis Technical Analysis of the Financial Markets, John J. Murphy, menekankan bahwa timeframe berperan penting dalam cara seorang trader memandang pasar, apakah sebagai peluang jangka pendek atau bagian dari pergerakan yang lebih struktural.
Timeframe Favorit Trader Harian
Dalam praktiknya, trader harian umumnya tidak bergantung pada satu timeframe saja. Kombinasi beberapa kerangka waktu kerap digunakan untuk memperoleh konfirmasi yang lebih akurat. Timeframe 15 menit hingga 1 jam lazim dimanfaatkan untuk mengidentifikasi struktur harga dan arah tren intraday. Sementara itu, timeframe 5 menit hingga 1 menit digunakan untuk menentukan titik masuk dan keluar transaksi secara lebih presisi.
Pendekatan tersebut dikenal sebagai multi-timeframe analysis, yakni metode membaca tren utama pada timeframe yang lebih tinggi sebelum melakukan eksekusi pada timeframe yang lebih rendah. Trader profesional dan penulis Trading for a Living, Alexander Elder, menyatakan bahwa penggunaan lebih dari satu timeframe membantu trader menyelaraskan keputusan entry dengan tren dominan, sehingga risiko munculnya sinyal palsu dapat ditekan.
Menyesuaikan Timeframe dengan Karakter Trader
Tidak terdapat satu timeframe yang berlaku universal bagi semua pelaku pasar. Trader dengan gaya agresif cenderung memilih timeframe rendah untuk menangkap pergerakan harga yang cepat, meski harus siap menghadapi volatilitas yang lebih tinggi. Sebaliknya, trader dengan pendekatan konservatif biasanya mengandalkan timeframe yang lebih besar guna meminimalkan gangguan noise pasar. Selain gaya trading, pemilihan timeframe juga dipengaruhi oleh ketersediaan waktu, toleransi risiko, serta kondisi volatilitas pasar yang sedang berlangsung.
Pendekatan Seimbang dalam Day Trading
Dalam trading harian, timeframe yang paling efektif adalah yang sejalan dengan strategi dan karakter masing-masing trader. Kombinasi timeframe menengah untuk membaca arah pasar dan timeframe kecil untuk eksekusi kerap dinilai sebagai pendekatan yang paling seimbang. Dengan pemahaman timeframe yang tepat, trader dapat meningkatkan disiplin, ketepatan analisis, serta efektivitas manajemen risiko secara keseluruhan.
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.